BREAKINGNEWS.CO.ID - Timnas Indonesia U-22 sukses menjuarai Piala AFF U-22 2019. Hasil itu didapat setelah mengalahkan Thailand U-22 pada babak final dengan skor 2-1 di Stadion Olimpik, Phnom Penh, Selasa (26/2/2019).

Garuda Muda sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-58 melalui sundulan kapten tim, Saringkan Promsupa. Namun, dua gol dapat disarangkan Sani Rizki Fauzi pada menit ke-59 dan gol penutup Osvaldo Hayy pada menit ke-64. Ini menjadi gelar pertama Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-22.

Prestasi yang diraih Timnas U-22 mendapatkan sorotan dari Pendiri klub sepak bola Jakarta Matador Football Club (JMFC) yang berkompetisi di Divisi I Liga Indonesia 2015, H. Heru Pujihartono.

Dia mengungkapkan keberhasil ini merupakan menjadi pelipur lara bagi sepak bola Indonesia yang belakangan ini diterpa isu kurang mengenakan yaitu pengaturan skor.

"Selamat Timnas Indonesia U-22 telah memberikan kegembiraan dan kebanggaan buat masyarakat sepakbola Indonesia dengan tampil sebagai juara Piala AFF U-22," kata Heru.

"Ini menjadi pelipur lara bagi sepak bola kita yang saat ini sedang diterpa persoalan di lingkungan organisasinya,"tambah pemilik katering Nendia Primarasa.

Heru Pujihartono juga mengaku salut dengan perjuangan para pemain yang begitu luar biasa bermain sepanjang 90 menit. "Mereka telah memperlihatkan semangat pantang menyerah. Itulah kunci kemenangan Timnas Indonesia U-22 atas Thailand," jelas pemilik klub beladiri Jakarta Matador Fighting Club (JMFC) yang berkiprah di One Pride MMA ini.

Awal Kurang Meyakinkan

Timnas Indonesia U-22 memulai kampanyenya di Piala AFF U-22 2019 dengan performa yang kurang meyakinkan. Di fase grup, Indonesia dua kali bermain imbang (1-1 lawan Myanmar, 2-2 lawan Malaysia), sebelum mengamankan tiket ke semifinal dengan menekuk Kamboja 2-0. Dan Indonesia akhirnya sukses ke final usai mendepak Vietnam 1-0 di semifinal.

Berbeda dengan Thailand, Tim Gajah Putih menjadi satu-satunya tim yang belum pernah kebobolan. Mereka baru kebobolan saat terpaksa adu penalti di semifinal melawan Kamboja. Di fase grup, Thailand sukses clean sheet di tiga laga.

Mereka menang 1-0 atas Timor Leste, menang 3-0 atas Filipina dan bermain imbang 0-0 melawan Vietnam. Di semifinal, Thailand juga berhasil menjaga clean sheet selama 120 menit melawan tuan rumah Kamboja, sebelum akhirnya menang drama adu penalti 5-3.