BREAKINGNEWS.CO.ID – Herman Chaniago atau yang akrab dipanggil Herman Ago, mengawali kariernya sebagai presenter di ANTV pada medio 1990-an. Namun setelah lama malang melintang di dunia pertelvisian, ia akhirnya memilih jalur bisnis untuk mengembangkan kariernya di Jakarta.

Karier Herman Chaniago di dunia bisnis pun sempat merambah TVRI. Namun tak lama ia berada di stasiun televisi plat merah tersebut. Namun dunia olahraga justru lebih menarik minatnya. Sebagai salah satu penggagas Liga Pendidikan Indonesia, ia membuat sebuah kompetisi yang bisa disebut sebagai yang terbesar di Tanah Air, bahkan mungkin dunia.

Bayangkan pada tahun 2010 hingga 2013, Herman Chaniago bersama PT GIS (Graha Indi Sport) yang dipimpinnya, mampu menggelar kompetisi yang diikiuti lebih dari 1000 tim atau sekolah. Pesertanya pun sangat besar hingga menembus puluhan ribu pemain muda berkompetisi di LPI.

Bahkan sejumlah penjajakan ia lakukan dengan beberapa klub asal Spanyol, termasuk Real Madrid, untuk menitipkan para pemain berbakat dari LPI untuk magang ke klub-klub tersebut. Pasalnya ia melihat banyak bakart-bakat muda di sepak bola Indonesia yang seharusnya bisa mengecap pelatihan sepak bola yang lebih bagus seperti di Spanyol.

Lewat keseriusannnya membina pemain muda sepak bola ini, Herman Chaniago bahkan menjadi salah satu pendiri Real Madrid Social Scool di sejumlah kota di Tanah Air. Lewat lembaga tersebut, Herman Chaniago bekerja sama dengan Real Madrid CF untuk membentuk sekaolah sepak bola nir laba dengan tujuan sosial.

Beberapa kali, tim pelatih usai dari Real Madrid diundang untuk datang ke Indonesia guna memberikan pelatihan kepada para pelatih di Real Madrid Sosial School. Itu semua dilakukan agar sepak bola Indonesia terus berkembang terutama pelatihan usai muda.

Kini setelah mengecap pengalaman cukup banyak di bidang bisnis olahraga, Selanjutnya ia menjelajah bisnis digital lewat berberapa perusahaan. Bahkan terakhir, Herman Chaniago ingin bekerja sama dengan sejumlah lembaga transportasi untuk membuat alat pelacak digital.