Jakarta - Trotoar di Jakarta kembali beralih fungsi. Jika sebelumnya ramai banyak pemotor yang melewati trotoar, saat ini dijadikan tempat parkir mobil. Kenyamanan pejalan kaki terganggu sebab ada mobil itu. 

Seperti yang baru saja terjadi pada Rabu (9/8/2017). Ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus berdebat dengan sopir taksi Blue Bird yang memarkirkan mobil di trotoar jalan. 

Aksi itu terekam dalam video serta tersebar di sosial media. Alfred mengatakan, tempat kejadian tepat ada dimuka Hotel Oria, Jalan Wahid Hasyim, Gondangdia, Jakarta Pusat. Saat itu, ia tengah jalan di sekitar lokasi serta mendapati ada dua mobil yang terparkir di trotoar. 

"Kejadian hari ini, saya ingin pergi kerja dari stasiun menapaki trotoar Jalan Wahid Hasyim. Saya sebenarnya bahagia serta apresiasi saat sepanjang jalan trotoar barusan cukup steril," kata Alfred.

"Tapi saat melihat di depan, di satu hotel ini kok masih ada saja mobil yang parkir di trotoar. Satu mobil putih serta satu taksi. Ini kan harusnya tidak boleh serta mengganggu hak pejalan kaki," lanjutnya. 

Alfred lalu bertemu langsung dengan sopir taksi yang mobilnya terparkir di trotoar itu. Dalam video, sempat terlihat adu mulut keduanya. Sopir berdalih mobil itu bukan diparkir serta hanya berhenti sebentar untuk membeli minuman. 

"Saya tidak parkir. Mau beli rokok sebentar. Kalau berhenti dibawah kan tidak boleh. Saya hanya lagi nungguin. Ganggu bapak memangnya?" kata sopir itu. 

"Bapak harus membedakan mana menunggu serta mana parkir. Pak namanya parkir tidak boleh di trotoar. Beli rokok tapi disiplin perlu kan? " 

Pengguna jalan pernah menengahi debat yang terjadi. Akhirnya sopir itu kembali ke mobil serta bergerak menjauhi trotoar.