Jakarta - Andi Alfian Mallarangeng alias Choel juga akan menghadapi sidang putusan perkara suap proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Bogor. Choel dituntut 5 tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsider 6 bulan  kurungan.

" Iya hari ini, ini sekali lagi menanti, " kata kuasa hukum Choel, Luhut Pangaribuan, saat dihubungi, Kamis (6/7/2017).

Dalam masalah ini, menurut jaksa, Choel tidak sendiri saat menerima suap itu. Tetapi ada beberapa pihak lain yang terlibat misalnya Andi Alfian Mallarangeng, Dedi Kusdinar, Teuku Bagus M. Noor, Mahfud Suroso, Wafid Muharam, Muhamad Fahrudin, Lisa Lukitawati, Muh Arifin, serta Paul Nelwan.

Dengan pribadi, Choel dapat dibuktikan menerima Rp 2 miliar serta USD 550 ribu. Uang Rp 2 miliar diterima Choel pada Mei 2010 dari Herman Prananto serta Nani Meliana Rusli (PT Global Jaya Manunggal).

Luhut mengharapkan, hakim dapat memperhitungkan masalah ini secara detail. Terlebih, kakaknya Andi Mallarangeng sudah dihukum atas kasus ini. "Keinginannya adalah memperhitungkan masalah secara detail. Tujuannya jangan dihukum untuk kedua kali dalam kasus yang sama. Kakaknya, Andi sudah dihukum atas masalah yang sama, itu keinginannya, " kata Luhut.

Selain Choel, ada beberapa pihak lain yang disebutkan jaksa juga menerima cipratan dana Hambalang, diantaranya :

- Wafid Muharam Rp 6, 5 miliar
- Deddy Kusnidar Rp 300 juta
- Anas Urbaningrum Rp 2, 2 miliar
- Mahyudin Rp 600 juta
- Teuku Bagus Mokhamad Noor Rp 4. 532. 923. 350
- Machfud Suroso Rp 18. 800. 942. 000
- Olly Dondokambey Rp 2, 5 miliar
- Joyo Winoto Rp 3 miliar
- Lisa Lukitawati Isa Rp 5 miliar
- Anggraheni Dewi Kusumastuti Rp 400 juta
- Adirusman Dault Rp 500 juta
- Nanang Suhatmana Rp 1, 1 miliar
- PT Yodya Karya Rp 12. 583. 872. 000
- PT Ciriajasa Cipta Mandiri Rp 5. 839. 331. 569
- PT Global Daya Manunggal sebesar Rp 54. 922. 994. 657
- PT Aria Lingga Perkasa sebesar Rp 3. 337. 964. 280
- PT Dutasari Citra Laras sebesar Rp 170. 395. 116. 962
- KSO Adhi-Wika (Kerja Sama Operasi PT Adhi Karya serta PT Wijaya Karya) sebesar Rp145. 157. 101. 895
- Dan 32 perusahaan/perseorangan Sub Kontrak KSO Adhi-Wika sebesar Rp17. 960. 753. 287

Jaksa mengatakan negara dirugikan sebesar Rp 464. 391. 000. 000 dalam perkara ini. Karena perbuatannya , Choel didakwa tidak mematuhi Pasal 3 UU Nomor 20 tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.

Dalam kasus ini, salah satu penerima uang seperti yang disebutkan oleh JPU, Olly Dondokambey belum diproses. Gubernur Sulawesi Utara itu sudah pernah dihadirkan dalam persidangan. Namun hingga kini belum dijadikan sebagai tersangka.