BREAKINGNEWS.CO.ID - Puluhan massa tergabung dalam Aliansi Muslim Indonesia (AMI) kembali menggelar aksi diam di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini. Aksi yang digelar tepat dihari pencoblosan, massa berpayung hitam itu terlihat membawa poster bertuliskan 'KPK Netral Yes'.

Koordinator AMI, Ahmad Huzein mengatakan aksi ini sebagai bentuk menempati janji mereka dalam mengawal KPK agar tetap netral di Pilpres 2019 dan selama bekerja terutama dalam proses penindakan perbuatan korupsi.

"Hari ini tepat pencoblosan Pemilu 2019. Tetapi kami ke sini datang memberikan alarm bagi KPK agar tetap netral. Kami pastikan tepat dihari pencoblosan, KPK tidak bermanuver politik," kata Ahmad di Gedung KPK hari ini," Rabu (17/4/2019). "KPK netral yes," tuturnya.

Ahmad melanjutkan, pihaknya juga bakal terus mengawal KPK hingga lembaga anti rasuah ini benar-benar netral. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir, ada oknum penyidik KPK yang diduga memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan politik sekelompok orang.

"Kami tak bakal berhenti mengawal dan memantau KPK hingga benar-benar netral. Sehingga rakyat dapat percaya dengan kinerja KPK," tuturnya.

Ahmad menegaskan, saat ini semua tindak tanduk KPK terus dipantau rakyat. Hal ini menyusul berhembus kabar KPK terseret dalam pusaran politik. Untuk itu, dia kembali menekankan pentingnya KPK menunjukkan kinerjanya benar benar netral dalam momentum Pilpres 2019.

"Meski beberapa hari terakhir KPK sedang berusaha menunjukkan sikap netral. Namun kami terus mengimbau agar sikap itu jangan diterapkan karena tekanan massa. Namun sesuai nafas KPK," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi yang juga dilakukan oleh massa AMI pada Selasa (16/4/2019) kemarin. Dalam aksinya, di momen masa tenang Pemilu 2019, mereka bakal terus menjaga dan mengawal lembaga antirasuah tersebut agar tetap independen dan netral sampai masa pencoblosan 17 April 2019 besok.

"KPK Netral yes, KPK bermain politik No !! Hari tenang KPK jangan bermanuver dan jangan buat blunder yang bisa membuat situasi memanas," ungkap Koordinator aksi AMI Ahmad saat berorasi.

Menurut Ahmad, pihaknya memastikan akan terus mengawal KPK agar tetap berdiri netral sampai hari pencoblosan. "Jadikan hari tenang tanpa ketegangan. Tahan sampai Pemilu, agar situasi politik tidak gaduh," ujarnya.