BREAKINGNEWS.CO.ID - Masa libur panjang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 sudah berakhir. Namun harga tiket pesawat belum juga turun menjadi normal (masih mahal). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi prihatin dan meminta pihak maskapai segera menurunkan harga tiket pesawat.

"Saya prihatin dengan adanya tarif-tarif yang relatif mahal," ujar Budi Karya Sumadi di Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Padahal, sebelumnya eks Dirut PT Angkasa Pura II ini beberapa hari yang lalu sempat meminta kepada pihak maskapai penerbangan untuk menurunkan tarif tiket pesawat. "Saya sudah minta kepada mereka untuk menurunkan tarif-tarif itu," ujarnya.

Menurutnya, kenaikan tarif pesawat yang terjadi saat ini belum melampaui tarif batas atas. Terhadap masih tingginya tarif tersebut, mantan Direktur Utama PT Pemban‎gunan Jaya Ancol Tbk ini menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak maskapai Lion Air.

"Saya sudah koordinasi dengan Kementerian BUMN, saya sudah koordinasi dengan pemilik Lion Air untuk menertibkan tarif-tarif itu," tegasnya.

Budi Karya menjanjikan permasalahan mahalnya tiket tersebut segera bisa diselesaikannya dalam waktu paling lama dua hari dari sekarang. "Kita akan tertibkan dan kita akan selesaikan dalam waktu satu sampai dua hari ini," ujarnya.

Tingginya harga tiket pesawat ini ‎dikeluhkan masyarakat karena mengalami kenaikan berkali-kali lipat dari harga normal. Bahkan, masyarakat membuat petisi di change.org kepada Menhub dan Presiden agar menyelesaikan dan menurunkan tarif tiket mahal pesawat tersebut.