BREAKINGNEWS.CO.ID – Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton mengaku sudah mengetahui bahwa saingan berat mereka, Scuderia Ferrari akan mengalami kesulitan dalam menjalani sesi kualifikasi GP Jepang 2018. Ia menilai jika kesalahan dalam pemilihan ban jadi pokok permasalah utama Ferrari terpuruk di babak perebutan gird start tersebut.

Ferrari menjadi satu-satunya tim yang memilih memakai kompon semi-basah tersebut pada awal babak penentuan pole position di Suzuka. Sementara Mercedes dan tim lainnya tetap menggunakan kompon kering supersoft. Keputusan skuat Maranello memakai intermediate akhirnya harus dibayar mahal karena mereka gagal memanfaatkan kondisi trek kering sebelum hujan benar-benar turun. Akibatnya rival terdekat Hamilton di klasemen, Sebastian Vettel, hanya mampu mengisi grid kesembilan untuk balapan yang akan digelar pada Minggu (7/10/2018).

Usai merengkuh pole position ke-80 sepanjang kariernya di F1, yang ditandainya dengan membekukan waktu terbaik 1 menit 27,760 detik, Hamilton ikut mengomentari keputusan yang diambil kubu Kuda Jingkrak tersebut.

"Ferrari keluar dari garasi dengan intermediate, dan jujur saja saya langsung tahu itu adalah keputusan yang salah. Tentu saja pada akhirnya kami mengambil keputusan yang tepat sebagai tim," kata Hamilton, seperti yang dikutip dari Motorsport.com, Sabtu (6/10). 

Mercedes dipastikan mengunci barisan start terdepan setelah tandemnya, Veltteri Bottas juga berhasil mengamankan grid kedua. Atas pencapain tersebut, Hamilton pun tak ketinggalan melontarkan pujian bagi timnya tersebut. "Dengan kondisi di luar sana, sulit untuk mengambil keputusan tepat. Inilah yang membawa perbedaan besar bagi kami sebagai tim pada tahun ini," imbuhnya.

"Setiap tim punya orang-orang pintar, tapi ketika berada dalam tekanan, mereka dituntut untuk mengambil keputusan yang tepat. Oleh karena itulah kami layak disebut sebagai tim terbaik di dunia saat ini."