BREAKINGNEWS.CO.ID - Pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton melempar sindirin kepada rival utama mereka musim ini, Scuderia Ferrari. Pembalap Inggris itu menyebut kalau tim berlogo kuda jingkak tersebut memiliki taktik menarik, menyusul tabrakan antara dirinya dengan Kimi Raikkonen di tikungan ketiga. Tabrak itu terjadi pada lap pertama Formula 1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone pada Minggu (8/7/2018).

Hamilton yang start dari pole position atau garis start terdepan usai keluar sebagai pembalap tercepat pada sesi kualifikasi pada Sabtu (7/7). Namun ia harus, menjalani start dengan buruk. Hamilton segera disalip oleh pembalap Scuderia Ferrari lainnya, Sebastian Vettel dan tandemnya sendiri, Valtteri Bottas, sebelum bertabrakan dengan Raikkonen yang terjadi di tikungan ke-3.

Ban mobil milik Raikkonen terkunci dan menyenggol Hamilton, membuat pembalap Inggris itu keluar lintasan dan melaju di posisi paling buncit. Meski begitu, Hamilton mampu kembali tampil garang dan akhirnya finis kedua, diapit oleh Vettel dan Raikkonen di atas podium. "Mercedes bekerja dengan sangat baik akhir pekan ini dan ada banyak tekanan bagi kami. Saya bisa katakan ada taktik yang 'menarik' dari sisi mereka (Ferrari), tapi kami akan melakukan semua semampu kami untuk bertarung dengan mereka di balapan-balapan berikutnya," ujar Hamilton seperti yang dilansir dari Crash.net.

Raikkonen pun dijatuhi hukuman 10 detik usai dinilai menyebabkan insiden tersebut, dan Hamilton menyebut hukuman ini tak memberi dampak besar untuk dirinya, sama seperti saat Vettel menabrak Bottas pada lap pertama F1 GP Prancis beberapa pekan lalu. "Yang bisa saya katakan adalah, kini sudah ada dua balapan di mana para pembalap Ferrari menabrak salah satu Mercedes," lanjutnya.

"Penalti lima detik dan penalti 10 detik tak ada pengaruhnya. Yang jelas saya dan Valtteri kehilangan banyak poin akibat insiden-insiden ini. Jelas itu insiden balap dan saya tak bisa melihat apa yang terjadi di belakang saya. Kami harus memperbaiki posisi agar tak terlihat oleh mobil merah, karena tak akan ada yang tahu mereka bakal ada di mana," tutup Hamilton.