JAKARTA -- Setelah pekan lalu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi KTP elektronik oleh KPK, hingga kini Setya Novanto belum mengambil langkah hukum apapun. Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar itu mengaku masih menunggu surat penetapan tersangka dari KPK.

Namun dalam pemberitaan berbagai media, banyak yang menyebut jika Firman Wijaya ditunjuk sebagai pengacara yang mewakili Setya Novanto. Untuk itu bidang hukum dan HAM DPP Partai Golkar perlu mengklarifikasi pemberitaan tersebut.

“Sampai saat ini Setya Novanto belum menunjuk siapapun menjadi pengacara beliau dalam menghadapi proses hukum di KPK. Kami berharap Bapak Firman Wijaya maupun pihak-pihak lainnya tidak mengatasnamakan diri sebagai pengacara Bapak Setya Novanto,” tulis Christina Aryani, anggota Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Golkar.

Firman Wijaya, sebelum memang sempat menjadi pengacara Setya Novanto saat berkasus dengan MKD pada Desember 2015. Namun saat kini hubungan tersebut tidak berlanjut. Apalagi dalam kasus KTP elektronik saat ini, Setya Novanto belum memikirkan tindakan atau langkah hukum apapun.

“Setya Novanto sampai saat ini juga belum memikirkan untuk menempuh pra peradilan. Beliau masih disibukkan dengan tugas-tugas Kedewanan sebagai Ketua DPR RI, maupun tugas kepartaian sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” ungkap Christina Aryani dalam rilisnya.

Partai Golkar merasa perlu untuk menyampaikan informasi tersebut kepada media dan khalayak guna meluruskan pemberitaan dan simpang siur yang terjadi.

“Informasi ini kami sampaikan agar tidak terjadinya kesimpangsiuran informasi maupun pernyataan yang tidak sesuai dari berbagai pihak yang mengatasnamakan diri sebagai pengacara Bapak Setya Novanto,” pungkas Christina Aryani dalam rilisnya..

BREAKINGNEWS.CO.ID