BREAKINGNEWS.CO.ID - Timnas Basket Putri Indonesia akan berhadapan dengan Kazakhstan pada laga kedua Grup X Asian Games 2018. Pertandingan tersebut akan digelar di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (19/8/2018). Pemain Timnas Basket Putri Indonesia, Adelaide Callista Wongsohardjo, mengungkapkan timnya harus bangkit dari kekalahan pada laga pertama melawan Korea Bersatu.

Pada laga yang digelar Rabu (15/8), Indonesia menyerah dengan jarak poin yang sangat besar, yakni 40-108. Dari berbagai hal, Indonesia memang kalah kelas dari Korea. Pada kuarter pertama, Indonesia tertinggal 8-25. Keadaan tak berubah pada kuarter kedua, Unifikasi Korea 20-58. Meski sudah unggul jauh, tim besutan Lee Min-kyu enggan mengendurkan tekanan, alhasil kuarter ketiga mereka tutup dengan keunggulan 29-79. Pada quarter keempat, Timnas Putri Indonesia hanya bisa memasukkan 11 angka. Sementara Korea menambah pundi-pundinya menjadi 108.

Kubu Indonesia yang dilatih Arif Gunarto pun tak ingin berdalih. Mereka memang sudah menduga akan kesulitan menghadapi Korea. Namun, kini optimisme Srikandi Indonesia membumbung tinggi jelang laga kedua.

Callista sendiri adalah pemain termuda yang ada di skuat Indonesia. Usianya saat ini baru 16 tahun. Saat melawan Korea, ia pun mendapat kepercayaan untuk bermain. Meski gagal mencetak poin, Callista mengaku tetap bangga. "Saya grogi, tapi senang bisa dikasih kesempatan bermain melawan Korea. Selama pelatnas, kami sudah belajar offense dan memecahkan defense lawan. Persiapannya kita sudah cukup, tapi target kami kan memang bukan Korea. Kami punya Kazakhstan dan India," ujar Callista.

"Iya sih (ada tekanan mental jadi pemain termuda di Indonesia). Harus bisa mengimbangi pemain-pemain senior. Berusaha memberikan yang terbaik, tidak banyak melakukan kesalahan," ia menambahkan.

Calista mengungkapkan, untuk menghadapi Kazakhstan timnya saat ini fokus dengan finishing. "Finishing harus lebih baik, mental juga masih kurang. Mungkin ini gara-gara game pertama, grogi dan kurang fokus. Buat ke depannya, kami harus lebih berani lagi, mengurangi kesalahan, dan tetap semangat," ungkap Adelaide