BREAKINGNEWS.CO.ID – Perbedaan kultur antara Spanyol dan Inggris sepertinya tak menyurutkan rasa nyaman Kepa Arrizabalaga untuk merasa nyaman membela Chelsea. Sempat merasakan perbedaan budaya, kini penjaga gawang berusia 24 tahun tersebut pun perlahan telah beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Menjadi penjaga gawang termahal di dunia saat ini, ia enggan menjadikan itu sebagai beban pikiran. Saat ini ia Kepa hanya ingin membalas kepercayaan yang diberikan Chelsea padanya.

Manajer Chelsea, Maurizio Sarri, dianggapnya sebagai salah satu kenapa ia cepat menyesuaikan diri di Stamford Bridge. Sistem yang diterapkan oleh Sarri membuatnya yakin bisa menjadi penjaga gawang utama meski harus bersaing dengan Willy Caballero dan Robert Green.

“Ada banyak perbedaan antara Premier League dan La Liga. Disini pemain tidak terlalu dimanjakan wasit. Bahkan di dalam kotak penalti. Ritmenya juga lebih tinggi namun sepak bola tetaplah sepak bola. Atmosfernya menyenangkan,” ungkap Kepa seperti dilansir dari Omnisport.

“Aku senang dengan perkembanganku. Musim memang baru dimulai namun aku senang dengan pencapaian sejauh ini. Wajar bila orang akan membicarakan nilai transfer mahal namun aku tidak akan ambil pusing,” jelasnya.

“Yang perlu dilakukan hanya membuktikan diri jika anda memang layak. Itu memang tugasku. Aku senang karena Chelsea sudah percaya dengan kemampuanku. Maurizio Sarri adalah alasan kenapa aku setuju pindah. Taktiknya membuatku nyaman,” pungkas penjaga gawang asal Spanyol tersebut.

Sejauh ini penampilan Kepa di bawah mistar gawang Chelsea memang terbilang sungguh baik. Dari sembilan laga yang sudah dimainkannya ia sama sekali belum menderita kekalahan. Lima cleansheet juga sudah ia dibukukan.

Berkatnya penampilan apiknya itu, kini Chelsea bisa bersaing di tiga besar klasemen sementara Premier League dengan raihan 17 poin. Sementara di Liga Europa, The Blues tetap berhasil memuncaki Grup L yang berisikan PAOK Saloniki, BATE Borisov, dan Videoton FC setelah dua matchday.

Hal ini sendiri menjadi musim pertama bagi Kepa untuk bermain di luar Spanyol. Sejak 2011/12 sebelumnya ia hanya pernah membela kesebelasan-kesebelasan lokal seperti Basconia, Ponferradina, Real Valladolid, dan tentu saja Athletic Bilbao.