BREAKINGNEWS.CO.ID - Timnas Belanda menang telak atas Jeman pada lanjutan UEFA Nations League. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Minggu (14/10/2018) itu, tim Oranye menang dengan skor besar 3-0.

Tim asuhan Ronald Koeman membuka pesta gol melalui sundulan Virgil van Dijk pada menit ke-30. Pada babak kedua, tuan rumah mencetak dua gol tambahan melalui Memphis Depay (87') dan Georginio Wijnaldum (90').

Berdasarkan data Squawka, kemenangan dengan margin tiga gol ini merupakan yang pertama bagi timnas Belanda sepanjang 23 bentrok melawan Jerman. Catatan itu semakin indah karena kemenangan kali kali ini merupakan yang pertama setelah 16 tahun.

Belanda terakhir kali mengalahkan Jerman dalam laga uji coba tahun 2002. Saat itu, tim yag diarsiteki Dick Advocaat mengalahkan Die Mannschaft dengan skor 3-1.

Kemenangan bersejarah ini membuat timnas Belanda berada di posisi kedua Grup 1 dengan tiga angka atau terpaut satu poin dari Prancis yang berada di puncak klasemen. Sementara Jerman semakin terpuruk di posisi juru kunci dengan mengoleksi satu poin.

Punya Masa Depan Cerah

Ronald Koeman yakin timnas Belanda punya masa depan yang cerah dan bakal tambah percaya diri setelah menghajar Jerman.

Apalagi Belanda saat ini banyak diperkuat pemain muda yang mepresentasikan rencana Koeman untuk meregenerasi tim usai terpuruk dalam empat tahun terakhir. Belanda gagal tampil di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018.

Kini Koeman mulai berani memanggil beberapa pemain muda debutan seperti Denzel Dumfries dan Steven Bergwijn yang baru bermain lawan Jerman, lalu nama-nama seperti Matthijs de Ligt mulai diberi kepercayaan bermain.

"Kemenangan ini memberi kami banyak kepercayaan diri untuk masa depan. Kami bisa menjadi sangat bangga, ada pertandingan yang luar biasa dan kami telah menunjukkan bahwa kami bisa memainkan sepakbola yang bagus," katanya pada NOS.

"Saya benar-benar melihat masa depan yang hebat bagi sepakbola Belanda. Semua orang butuh ini, bukan hanya pelatih timnas dan para pemain, tetapi segenap warga Belanda," tandas eks pelatih Everton itu.