JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab batal pulang ke Indonesia. Hal itu disampaikannya melalui sambungan telepon yang diperdengarkan di Masjid Baitul Amal, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (21/2/2018).

"Akhirnya saya teruskan untuk istikarah mohon petunjuk Allah SWT, karena hanya Allah SWT yang maha tahu tentang apa yang terbaik dan terburuk untuk hamba-nya, walupun saya senantiasa beritikad sekeluarga untuk pulang pada hari ini, untuk jaga-jaga jika di menit terakhir bisyarah sekeluarga bisa segera pulang," kata Habib Rizieq.

Menurut Habib Rizieq, dari renungannya itu ia belum mendapat petunjuk untuk pulang ke Indonesia. Apabila telah mendapat petunjuk-Nya, Habib juga akan memastikan bakal kembali ke tanah air.

"Namun sampai saat ini saya belum mendapatkan isyarah yang bagus, apalagi bisyarah yang menggembirakan. Jadi hari ini saya harus menunda dulu kepulangan saya karena harus menunggu bisyarah sehingga pulang di waktu yang tepat," ujarnya.

Dia lalu meminta umat Islam untuk mendoakan dirinya serta keluarga. Habib Rizieq menyebutkan dirinya juga berharap dapat kembali ke tanah air.

"Karenanya saya minta kepada segenap umat Islam untuk mendoakan saya sekeluarga untuk bermunajat kepada Allah, memohon kepada Allah agar saya sekeluarga diizinkan oleh Allah SWT untuk segera kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan memetik kemenangan bersama umat Islam. amin-amin ya rabbal alamin," ujar Rizieq.