PADANG - Terkait dengan meletusnya Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau Kabupaten Padang Pariaman mengatakan jika pihaknya belum mendapatkan adanya laporan gangguan penerbangan. "Hingga saat ini belum ada laporan yang masuk ke BMKG Minangkabau mengenai gangguan penerbangan," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Budi Samiadji, Rabu (2/5/2018).

Budi mengatakan, berdasarkan data dari Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Sumatera Barat, mencatat tinggi kolom erupsi diperkirakan mencapai 4.000 meter dari puncak kawah. Namun, hal tersebut belum berdampak pada kondisi cuaca di Sumbar. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhdapa perkembangan atmosfer. "Belum ada dampaknya terhadap kondisi cuaca di Sumatera Barat hingga saat ini," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada malam hari di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Agam, dan Padang Pariaman. Kemudian angin berembus dari Barat daya ke Timur Laut dengan kecepatan 15 kilometer per jam.