BREAKINGNEWS.CO.ID - Pj Gubernur Sulsel Soni Sumarsono berharap pelaksanaan Pilgub dan Pilkada di Sulsel yang hanya tinggal dua hari lagi bisa berlangsung aman serta menggembirakan.Selain itu Soni juga menyarankan supaya setiap TPS bisa berimprovisisasi agar pemilih datang dengan aman serta nyaman. 

"Harapan gubernur supaya pilkada itu ibarat sebuah pesta harus menggembirakan. Jauhkan dari rasa pemilih itu takut. Jauhkan dari rasa ancaman dan deg-degan. Semua harus aman, karena itulah semua tugas kita bersama," kata Soni di Makassar, Sulsel, Senin (25/6/2018).

"Buatlah semua pencoblos masuk senyum, keluar senyum. Karena susasana di pilgub Sulsel ini sampai mulai pendaftaran, kampanye sekarang sudah penuh kedewasaan sangat adem, hampir tidak ada konflik friksi, seharusnya pilkada aman dan nyaman," terangnya. "Kalau daerah yang sedikit merah seperti Sidrap, Palopo, Pare-pare dan Makassar sudah dihijaukan. Kalau pun ada yang sedikit dicermati ya Sidrap saja," ungkapnya.

Rencananya, Soni pada hari ini juga akan mengumpulkan bupati serta Wali Kota se-Sulsel untuk bertemu dengan Bawaslu, KPU, termasuk Polri dan TNI untuk mengecek keamanan dan pengaman pilkada serentak. "Kami tidak mau kecolongan. Minggu tenang, Satpol PP harus sudah digerakkan, untuk mencopot semua spanduk. Semua lembur kerja copot semua sanduk," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyarankan supaya setiap paslon di Pilgub dan pilkada Sulsel untuk melakukan deklarasi siap menang dan kalah. "Paslon juga deklarasi lagi untuk siap menang dan siap kalah. Menurut saya ada doa untuk bangsa, masing-masing pilkada ada doa untuk bangsa. Ini gawe nasional bahwa pilkada berjalan aman dan damai," kata Soni.

Rapat Pilkada Serentak

Sementara itu, untuk mengamankan jalannya Pilkada Serentak 2018 ini, Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama dengan Menko Polhukam Wiranto melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Rapat yang berlangsung di Gedung Rupatama, Mabes Polri itu dipimpin langsung oleh Wiranto. Rapat dimulai pada pukul 11.40 WIB dan berlangsung tertutup.

Tak hanya itu, rapat tersebut juga turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman serta Ketua Bawaslu Abhan.