BREAKINGNEWS.CO.ID-Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan bersikekeh dengan pendiriannya untuk memcabut saham milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada PT Delta Djakarta atau perusahaan minuman beralkohol. 
 
Ia menilai dengan anggaran sebanyak Rp1.2 triliun bisa lebih bermanfaat jika dipakai untuk pengadaan air bersih yang mana hingga kini masih banyak warga tidak merasakan air bersih dibandingkan harus menginvestasikan anggaran untuk minuman alkohol. 
 
“Silahkan ditanyain aja para caleg itu, anda mau milih 1.2 triliun mau dipakai untuk memajukan dunia peralkoholan atau mau dipakai untuk memajukan air bersih untuk rakyat?,” terang Anies di Jakarta, Jumat (8/3/2019).
 
Menurut Anies, dengan anggaran cukup banyak bisa memenuhi kebutuhan air bersih menguatkan peran BUMD dalam pembangunan. Sementara dengan minuman alkohol justru dinilai tidak ada unsur pembangunan sama sekali yang dilakukan untuk negara. 
 
“Jadi kalau kita pertahankan uang disitu pertanyaan sederhana, dimana unsurnya. Kalau gak ada unsur pembangunan jangan badan usaha milik daerah. Silahkan kalau swasta berusaha tapi kalau negara kalau membuat perusahaan harus ada unsur pembangunan,” tutur dia. 
 
Selain memenuhi kebutuhan air bersih anggaran Rp1.2 triliun lebih bermanfaat bila dialokasikan dengan pembangunan seperti sekolah ataupun perbaikan jembatan. Sementara terkait keuntungan yang didapat, baginya tugas pemerintah khususnya daerah bukan mencari untung melalui investasi melainkan dari sumber pajak. 
 
“Pendapatan negara itu didapat lewat pajak, supaya pajak meningkat dunia usahanya maju berkembang. Tapi kalau pemerintah buka cari untung apalagi defiden dari pajak atau saham,” pungkasnya.