BREAKINGNEWS.CO.ID -  Organisasi non  pemerintah Greenpeace mengklaim sama sekali tak berambisi  mengacaukan industri sawit di Indonesia apalagi menghentikan laju industry ini untuk melemahkan perekonomian nasional. Selain itu Lembaga Swadaya Masyarakat asing ini juga membantah jika pernah  menyerukan penghentian sektor kelapa sawit dari tanah air. "Sejak belasan tahun itu dari berbagai materi kampanye, sudah jelas bahwa kami tidak pernah menyerukan boikot kelapa sawit, karena solusi untuk menyelamatkan hutan Indonesia adalah mengajak segenap industri sawit untuk beroperasi secara bertanggung jawab, berkelanjutan dan tidak merusak hutan Indonesia," kata Kepala Greenpeace Indonesia Leonard Simanjuntak, seperti siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Bantahan itu disampaikan sebagai jawaban atas  tudingan kampanye hitam oleh Greenpeace yang dirancang sistematis untuk membungkam kampanye penyelamatan hutan Greenpeace. Selain juga yang lebih penting menurut mereka,  pengalihan perhatian publik dari perusakan hutan yang saat ini terjadi.

Leonard menjelaskans tiap rilis, laporan, hasil investigasi dan lainnya, mengacu pada satu persoalan yakni  kampanye Greenpeace adalah untuk menghentikan perusakan hutan besar-besaran yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar dan melindungi hutan alam Indonesia yang masih tersisa.

Praktek operasi sawit berkelanjutan bisa dimulai dengan cara yang sederhana dan jelas, yaitu berhenti merusak hutan dan memanfaatkan lahan sawit yang sudah ada dengan intensifikasi, guna meningkatkan produktivitas sawit per hektarnya.

Mimpi operasi sawit Indonesia yang lestari dan berkelanjutan bukan hanya milik lembaga lingkungan seperti Greenpeace saja, tetapi semua pihak mulai dari petani, masyarakat umum, perusahaan sehingga pemerintah harus bergerak bersama demi mewujudkannya. "Jika ini terwujud, niscaya industri sawit Indonesia akan membawa keuntungan dan manfaat lebih besar bagi seluruh masyarakat Indonesia dan lingkungan," katanya.

Jadi jika mau mencermati, termasuk dari setiap rilis Greenpeace sejak 2007, kampanye Greenpeace mempunyai tujuan yang sangat jelas. Tidak seperti tudingan-tudingan aneh yang marak saat ini (Greenpeace ingin menghancurkan industri sawit Indonesia, ekonomi Indonesia, ditunggangi kepentingan asing).

Apalagi faktanya Greenpeace sangat independen dari kepentingan ekonomi dan politik mana pun. Sejak Greenpeace Indonesia berdiri, tidak pernah menerima dana dari pemerintah, baik pemerintah Indonesia maupun pemerintah negara lain, juga dari perusahaan-perusahaan swasta.

Tulang punggung kampanye, katanya, adalah donasi publik perorangan, dari para warga masyarakat yang peduli pada kelestarian lingkungan. Karenanya, dalam hal keuangan Greenpeace Indonesia tentu harus transparan dan bertanggung jawab.