BREAKINGNEWS.CO.ID - Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, disambut meriah dalam kedatanganya ke Tanah Air usai menggondol gelar All England. Pasangan senior ini naik ke podium kampiun setelah mengalahkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Pada laga final di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Minggu (10/3), Ahsan/Hendra menang tiga gim dengan skor 11-21, 21-14, 21-12. Ahsan dan Hendra tiba di Terminal III Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Minggu (17/3/2019) pukul 18.30 WIB.

Setibanya di gate kedantangan, Ahsan dan Hendra telah dinanti Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto. Sementara itu, dari pihak pemerintah, Ahsan dan Hendra disambut oleh Raden Isnanta selaku Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora sekaligus mewakili Menteri pemuda dan olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.


Pada seremoni penyambutan, Ahsan dan Hendra mendapatkan pengalungan bunga. Selain itu, pasangan yang dijuluki The Deddies itu guyur bonus Rp240 juta per orang. "Kemenpora bangga, lagi-lagi bulutangkis berikan kebangaan kepada masyarakat Indonesia. Kali ini gelarnya sangat bergengsi sekali yakni All England. Gelar ini sangat membanggakan karena event ini lebih di dengar masyarakat dunia. Dan kali ini Ahsan dan Hendra telah membuktikan bahwa meskipun sudah tak muda lagi tapi tetap konsisten dalam meraih prestasi," kata Isnanta dalam sambutannya.

Terkait bonus Isnanta mengungkapkan, jumlah Rp240 juta sudah diterima bersih oleh Ahsan dan Hendra. Artinya, keduanya tak perlu lagi mengeluarkan kocek untuk membayar pajak. "Kami juga memberikan apresiasi yang sama kepada peraih gelar All England sebelumnya. Kami tidak pernah membedakan antara event maupun atletnya," ucap Isananta.


Sementara itu, Ketua Umum PBSI Wiranto mengungkapkan, dengan keberhasilan Ahsan dan Hendra diharapkan dapat kembali mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia di mata dunia. "Perjuangan tidak mudah. Tapi, kami bersukur bisa membuat ganda putra kembali dapat memberikan pengabdian terbaik. Meskipun perjuangan keduanya ini sedang cedera," ucap Wiranto.

"Mereka (Ahsan/Hendra) sebelum bermain di final kakinya dibalut. Rasanya tidak mungkin dapat memenangkan pertandingan. Tapi, nyatanya mereka bisa unggul karena semangat pantang menyerah. Semoga ini dapat memberikan inspirasi bagi para atlet muda untuk dapat mengikuti jejak pasangan seniornya ini," pungkas Wiranto.

Sedangkan bagi Ahsan dan Hendra mengaku bersuykur mendapatkan bonus dan apresiasi dari pemerintah."Kami sangat gembira sekali sekembalinya kami dari berjuang disambut dengan meriah seperti ini. Pemerintah saat ini sangat peduli kepada atlet-atlet," kata Ahsan.