BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Partai Golkar terus menggalakkan konsolidasi kerja Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) di sejumlah daerah dan pada akhirnya nanti akan dilakukan progres, evaluasi pemenangan pemilu.
 
“Kami mendapatkan laporan terkait kegiatan di tiap provinsi dan menjadi bahan yang kita bahas dalam rapat DPP besok (Rabu),” kata Airlangga usai memimpin rapat konsolidasi kerja Bappilu di kantor DPP Partai Golkar, Jl. Anggrek Neli, Jakarta Barat, Selasa (18/12/2018).
 
Menurut Airlangga, pemilu yang masih tersisa sekitar 4 bulan lagi, membuat Golkar terus merapatkan barisan menggelar pertemuan-pertemuan untuk memantapkan strategi memenangkan Golkar dalam pemilu mendatang.
 
“Rapat yang digelar ini salah satu strategi untuk memenangkan Pemilu mendatang. Kita akan kerahkan jaringan-jaringan partai dengan menggunakan tools modern,” katanya.
 
Teknisnya? “Ya kembali ke dapur masing-masing,” kata Airlangga tersenyum.
 
Airlangga menyebut bahwa hari ini, tepat 4 bulan lagi digelar pemilu dan bagi Golkar angka 4 itu sangat sensifit. “Pemilu masih 4 bulan dari sekarang, tepat 4 bulan lagi. Golkar ini agak sensitif diangka 4, hehe. Makanya kita akan kumpulkan dan kita ingatkan masih tersisa 4 bulan lagi,” kata Airlangga.
 
Dalam pertemuan ke depan, kata Airlangga, memang cukup besar tantangan yang dihadapi dalam Pemilu kali ini, karena dilakukan secara bersamaan. Dan, bagi masyarakat ini sesuatu yang tidak mudah.
 
“Apalagi saat pencoblosan tidak ada gambar, hanya nama-nama, sehingga apa yang di kampanyekan di media sosial, di baliho, spanduk dan lain-lain, tidak ada lagi gambar wajah, tetapi hanya nama. Artinya dalam memilih kali ini tidak sederhana,” katanya.
 
Untuk itu dalam rapat-rapat Golkar ke depan, kata Airlangga Golkar perlu lebih awal memperkenalkan bukan saja, wajah caleg-nya, tetapi bagaimana program caleg, dan nama caleg-nya. “Apalagi dengan berbagai macam titel caleg, itu tidak gampang juga,” katanya.
 
Terkait dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Airlangga menyebut bahwa Golkar telah melakukan sosialisasi paling awal dibanding beberapa partai lainnya dan Golkar di media sosial pun terus aktif “mengkampanyekan” Jokowi-Ma’ruf Amin.
 
“Hampir setiap kota selalu ada poster Golkar mengusung Jokowi-Ma’ruf Amin. Sekarang ini jumlah pemilih Golkar yang memilih Jokowi terus meningkat. Dengan 4 bulan lagi, harapannya tentu timbal balik, yakni Golkar memilih pak Presiden Jokowi, dan pemilih pak Presiden memilih Golkar dan itu sudah diatas 70 persen,” katanya.(hlg)