BREAKINGNEWS.CO.ID - Partai Golkar menilai hasil sementara Pilgub Jawa Barat bukan menjadi ancaman bagi perolehan suara Presiden Joko Widodo yang kembali mencalonkan diri pada Pilpres 2019 mendatang. Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, hasil sementara Pilgub Jawa Barat itu sebagai proses yang dinamis. Sebab itu pihaknya tidak merasa hasil itu sebagai sebuah ancaman besar. "Buat kami tidak menjadi ancaman serius. Walaupun perlu diwaspadai. Ini proses yang dinamis," kata Ace di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Berdasarkan hasil hitung cepat maupun riil sementara, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang diusung Gerindra, PKS serta PAN menduduki posisi kedua dengan perolehan suara di angka sekira 28-29 persen. Angka itu tidak jauh dari perolehan suara pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang diusung oleh Nasdem, PPP, Hanura dan PKB di posisi pertama dengan kisaran 31-32 persen.

Sementara di posisi ketiga, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang diusung Golkar serta Demokrat mendapatkan suara kisaran angka 26-27 persen. Di posisi buncit, pasangan yang diusung PDIP yaitu Tb Hasanuddin-Anton Charliyan hanya mendapat kisaran 11-12 persen.

Ace menilai dari empat pasang calon di Jawa Barat, hanya pasangan Sudrajat-Syaikhu yang partai pendukungnya tidak memihak ke Jokowi. Begitu pun dengan yang terjadi di Jawa Tengah, meskipun Sudirman Said-Ida Fauziyah sukses meraih 43 persen suara. "Jangan anggap apa yang terjadi di pilkada Jabar, Jateng, itu sesuatu yang menakutkan buat Jokowi. Jabar, Asyik (raih) 29 persen. Tapi kan di luar Asyik itu ada 71 persen dukung Jokowi," katanya.

Selain itu, Ace juga tidak sependapat bila kekalahan dua jagoan PDIP di Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi pertanda kekalahan Jokowi di Pulau Jawa sebagai salah satu barometer melihat peta politik pada pilpres. "Menilai bahwa pilkada kali ini PDIP kalah itu adalah kekalahan Pak Jokowi, saya katakan tidak. Karena pendukung Pak Jokowi bukan hanya PDIP," ujarnya.

Golkar yang juga mendukung Jokowi untuk maju di 2019, kata Ace, diklaim sudah memenangkan sekitar 57 persen dari pelaksanaan pilkada serentak 2018 di 171 daerah. "Jadi yang ingin saya katakan tidak betul asumsi anggapan bahwa kekalahan PDIP kekalahan Pak Jokowi. Karena pendukung Pak Jokowi ada Golkar, Nasdem, Hanura, PKB," ujarnya.