BREAKINGNEWS.CO.ID- General Manager Pelabuhan Panjang, Drajat Wibowo, menyambut antusias kunjungan kerja LaNyalla Mahmud Mattalitti ke Lampung. Kunjungan yang dilakukan Ketua DPD RI, Selasa (10/12/2019) ini diharapkan dapat mengakselerasi program pembangunan infrastruktur di Lampung, khususnya pelabuhan Panjang.

Saat meninjau Pelabuhan Panjang Cabang Pelindo II, Drajat memaparkan potensi dari pelabuhan tersebut. “Ini adalah pelabuhan internasional di Sumatera bagian selatan yang sangat potensial. Untuk itu perlu pula ditunjang dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol menuju langsung ke pelabuhan Panjang,” ungkap Drajat.

Drajat berharap, LaNyalla yang memiliki program untuk meningkatkan potensi industri lokal, khususnya di Lampung juga dapat memberikan masukan ke pemerintah agar segera mewujudkan pembangunan tol ke pelabuhan. “Rencananya tahun 2020, pembangunan jalan tol Lematang ke Pelabuhan Panjang akan dibangun. Semoga program ini bisa segera terwujud,” kata Drajat.

Pembangunan tol Panjang sepanjang 8 km. ini menurut Drajat adalah bagian penting dari pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Saat ini pemerintah juga  mengebut pembangunan ruas tol Tebanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung.

Drajat juga menyatakan jika tol ke pelabuhan Panjang ini selesai, maka selanjutnya di sekitar pelabuhan akan dibangun sentra-sentra industri. “Ini tentunya kesempatan besar bagi pengusaha lokal. Saya yakin Pak LaNyalla yang selama ini memiliki perhatian besar terhadap pengusaha lokal, dapat membantu untuk mewujudkan pembangunan jalan tol panjang dan sentra industri di sekitarnya,” ungkap Drajat.

LaNyalla Mattalitti didampingi Drajat Wibowo meninjau pelabuhan Panjang.
LaNyalla Mattalitti didampingi Drajat Wibowo meninjau Pelabuhan Panjang. 

Dalam, kunjungan ke Lampung LaNyalla, menyatakan DPD RI sejatinya bekerja untuk kepentingan daerah. Masalah-masalah di daerah yang berkaitan dengan kebijakan pusat menjadi tugas utama Senator untuk memastikan dapat dicarikan jalan keluar, sehingga daerah mendapat manfaat.

“Apalagi terkait ekonomi, saat ini menjadi perhatian Presiden Joko Widodo, sebagai upaya antisipasi terhadap pelambatan ekonomi global. Pemerintah saat ini sedang bekerja keras untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sekaligus memangkas semua hambatan ekonomi,” ungkap LaNyalla.

Ketua DPD RI juga mengingatkan, bahwa Indonesia harus menjadi negara yang ramah investasi, tetapi tetap dengan mengedepankan rasa keadilan dengan cara melibatkan pengusaha lokal di daerah, khususnya usaha menengah dan kecil.

“Apalagi Presiden Joko Widodo melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2019, tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, menekankan tiga hal, yaitu mendorong investasi, mendukung pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja. Artinya, SDM di daerah juga harus terserap dari adanya investasi,” tambahnya.