BREAKINGNEWS.CO.ID - Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyebut sang ketua umumnya, Prabowo Subianto bukan tipikal orang yang suka melakukan pencitraan ataupun orang yang suka pamer hasil kerja kerasnya.

"Prabowo kan diam-diam, enggak pencitraan, enggak banyak koar-koar. Jadi beliau diam, tenang. Enggak banyak fitnah, enggak banyak bicara, tapi menunjukkan produktivitas dan prestasi," kata Riza saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Dijelaskan Riza, karena Prabowo Gerindra menjadi partai besar. Bukan isapan jempol, kata dia, berdiri sejak 2008, Partai Gerindra langsung berhasil masuk ke parlemen pada 2009.

Pemilu berikutnya, Prabowo membawa partainya masuk posisi tiga besar mengeser partai-partai 'senior'. "Parlemen 73 kursi ranking tiga nasional, padahal banyak partai sudah berpuluh tahun susah masuk ketiga besar,"

Riza menambahkan, dalam pengalaman di bidang militer, Prabowo telah berhasil membawa Kopassus menjadi tentara elite dunia. "Pak Prabowo sebagai Danjen Kopassus berhasil sukses, Kopassus menjadi tentara elit dunia ketiga di dunia. Luar biasa sampai ke pegunungan Everest. Di Papua menyelamatkan sandra dan sebagainya," ucapnya.

Riza juga menyebut bahwa Prabowo memiliki komitmen yang tak kalah baik di bidang demokrasi, hukum, ekonomi, dan agama. Berbagai kebijakan yang tak sesuai pun kerap ditentang oleh mantan pangkostrad TNI AD itu melalui Gerindra. Oleh karena itu, lanjut Riza, mantan Danjen Kopassus tersebut layak menjadi calon presiden 2019. "Walaupun beliau bukan ahli agama, bukan ulama. Beliau orang yang tulus, ikhlas, jujur yang bersih, yang jujur hatinya," jelasnya.

Bantah Tuduhan Andi Arief

Riza juga membantah Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menilai Prabowo terkesan malas blusukan jika dibandingkan cawapres Sandiaga Uno. Menurut Riza, hal itu wajar karena Sandi merupakan tokoh baru yang berlaga di kontestasi politik tingkat nasional.

“Bang Sandi baru jadi cawapres, tentu perlu memperkenalkan kepada masyarakat. Sandi memang rajin keliling, sekarang ada di Jogja, sebelumnya ada di Jawa Timur, minggu depan di Jawa barat, dan seterusnya,” ucap dia.