BREAKINGNEWS.CO.ID - Juara turnamen bulu tangkis tunggal putra Korea Terbuka 2018 asal Taipei, Chou Tien Chen, menyatakan keprihatinannya atas musibah gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Chou mengaku sedih mendengar berita bencana alam yang menelan ratusan korban meninggal tersebut. Dia mengirimkan duka mendalam untuk para korban. "Hati saya terasa sedih atas berita gempa bumi dan tsunami tersebut. Semoga Tuhan memberkati orang-orang di Palu," tulis Chou di akun Instagramnya, Minggu (30/9/2018).

Chou juga menulis komentar dalam bahasa Indonesia. Dia menyebut Indonesia sebagai salah satu rumah terbesar bagi bulutangkis. "Halo, saya Chou Tien Chen pemain dari Chinese Taipei. Saya dengar telah terjadi gempa yang besar dan tsunami di Indonesia, dan banyak yang menjadi korban. Saya turut berduka atas hal itu. Saya tahu bahwa badminton di Indonesia bukan sekadar olahraga. Tapi, Indonesia telah menjadi salah satu rumah terbesar di badminton. Saya akan memberikan permainan terbaik saya pada pertandingan hari ini untuk mendukung Indonesia. Saya sayang kalian semua, Tuhan berkati," imbuh Chou Tien Chen.

Kalahkan Tommy Sugiarto

Chou Tien Chen menjuarai Korea Terbuka 2018 setelah mengalahkan wakil dari Indonesia yakni Tommy Sugiarto. Chou Tien Chen menang duea set langsung 13-21 dan 16-21 setelah bertarung selama 39 menit di SK Handball Stadium, Seoul, Korea Selatan. Chou, yang mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting di perempat final, sempat kewalahan meladeni permainan Tommy di awal gim pertama. Tunggal putra Indonesia bahkan memimpin 8-4 sebelum disamakan 8-8 oleh wakil Taiwan.

Dari titik ini, Chou mendapat momentum untuk mengambil alih permainan. Pemain yang diunggulkan di tempat keempat ini menambah empat angka beruntun menjadi 8-12 dan melesat 10-20 sebelum mengunci 13-21.

Chou kembali memimpin di awal gim kedua namun berhasil disamakan Tommy 8-8. Sayangnya, ia kehilangan dua angka beruntun dan gagal mengembangkan permainan. Chou pun terus memimpin hingga set kedua diakhiri 16-21. Kandas harapan Tommy untuk memaksakan pertandingan berlangsung tiga gim.