BREAKINGNEWS.CO.ID – Sungguh enak jadi bos program Kartu Prakerja. Meski menjalankan tugas pada masa pandemi Covid-19 ini, mereka bisa menikmati gaji yang jumlahnya hingga 20 kali lipat upah minimum buruh di Jakarta.

Keputusan tentang penggajian direktur Manajamen Pelaksana Kartu Prakerja sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Gaji yang mencapai 2000 persen dari gaji buruh, yang hanya sekitar 3,5 juta rupiah itu, menjadi kontroversi karena dianggap sangat besar dalam kondisi ekonomi yang tengah sulit pada masa pandemi Covid-19.

Gaji para direktur Kartu Prakerja diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2020 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Direktur Eksekutif dan Direktur pada Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

Dalam Pasal 2 (1) beleid tersebut, hak keuangan bagi Direktur Eksekutif dan Direktur Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja diberikan setiap bulan. Dikutip dari Pepres tersebut, berikut rincian gaji Direktur Kartu Prakerja:

Direktur Eksekutif: Rp 77.500.000. Direktur Operasi: Rp 62.000.000. Direktur Teknologi: Rp 58.000.000 Direktur Kemitraan, Komunikasi, dan Pengembangan Ekosistem: Rp 54.250.000 Direktur Pemantauan dan Evaluasi: Rp 47.000.000 Direktur Hukum, Umum, dan Keuangan: Rp 47.000.000

Gaji yang diterima para petinggi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja tersebut bersifat bersih atau neto. Ini tentunya juga jauh berbeda dengan gaji para buruh, yang kemungkinan masih disunat sana-sini atau harus bayar pajak lagi.

Sementara Hak keuangan bos kartu prakerja disebut bersifat bersih atau neto merupakan hak keuangan yang diterima oleh Direktur Eksekutif dan Direktur pada Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja setelah dipotong pajak. Pajak gaji bos Kartu Prakerja kemudian dibebankan pada Sekretariat Komite.

Selain gaji, Direktur Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja juga menerima sejumlah fasilitas dari negara antara lain biaya perjalanan dinas yang diberikan dalam bentuk biaya perjalanan dinas apabila melakukan perjalanan dinas.

Fasilitas biaya perjalanan dinas bagi Direktur Eksekutif Kartu Prakerja setara dengan biaya perjalanan dinas Jabatan Pimpinan Tinggi Madya pada kementerian lembaga (K/L).

Sementara fasilitas biaya perjalanan dinas bagi Direktur Operasi, Direktur Teknologi, Direktur Kemitraan, Komunikasi, dan Pengembangan Ekosistem, Direktur Pemantauan dan Evaluasi, dan Direktur Hukum, Umum, dan Keuangan diberikan setara dengan biaya perjalanan dinas Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Lalu fasilitas lain yang didapat pimpinan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja yakni berupa jaminan sosial.

Direktur Komunikasi Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Panji Winanteya Ruky, tidak merespon ketika dihubungi terkait besaran gaji dan fasilitas yang didapat Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, gaji yang diterima oleh para direksi pelaksana program Kartu Prakerja sudah sesuai dengan tanggung jawab yang diemban. "Saya kira itu sudah diatur dan sesuai, dihitung berdasarkan beban pekerjaannya," ujarnya di Jakarta.

Menurutnya perhitungan gaji manajemen program Kartu Prakerja sudah diperhitungkan dengan benar meski program tersebut kini terhenti sementara waktu. "Tentu ini sudah dikalkulasi dengan baik," ucap dia.