BREAKINGNEWS.CO.ID - Perusahaan biofarmasi asal Inggris, AstraZeneca bersama Yayasan Plan International Indonesia (YPII) beserta Kementerian Kesehatan bekerja sama meluncurkan Young Health Programme (YHP), sebuah program yang berfokus pada penanganan kesehatan.

Program YHP bertujuan untuk mengatasi faktor resiko Penyakit Tidak Menular (PTM) di kalangan remaja yang berfokus pada penggunaan tembakau dan kampanye anti rokok, konsumsi alkohol yang berbahaya, diet tidak sehat, dan kurangnya aktifitas fisik/olahraga yang dapat menyebabkan PTM di kemudian hari.

Sejalan dengan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Kemenkes RI bersama dengan Kementerian Bappenas, yang dikenal sebagai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

“Merupakan sebuah kehormatan bagi AstraZeneca Indonesia dapat memiliki kesempatan ini untuk bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dan Yayasan Plan International Indonesia dalam melaksanakan program pencegahan penyakit yang telah meraih penghargaan, Young Health Programme.” ungkap Krishnanand Atreya, Presiden Direktur PT AstraZeneca Indonesia.

“YHP mencerminkan komitmen kami terhadap layanan kesehatan secara berkesinambungan dan merupakan tindak lanjut atas Nota Kesepahaman dengan Kemenkes RI tahun lalu sebagai bagian dari kerangka kerja Healthy Lung. Kami percaya untuk meningkatkan kesehatan dari generasi selanjutnya, kami harus melindungi kesehatan remaja saat ini dan kami memiliki peran dalam mewujudkannya.”

“Oleh karena itu, Penyakit Tidak Menular atau PTM, merupakan salah satu tantangan besar dalam Pembangunan Kesehatan sekarang dan di masa mendatang. Melihat kondisi tersebut diatas, peningkatan kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular di Indonesia yang semakin meningkat, maka upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan adalah melakukan upaya promotif, preventif, serta tidak meninggalkan upaya kuratif dan rehabilitatif. Selain peran pemerintah sebagai regulator tentu harus didukung oleh organisasi masyarakat, organisasi profesi, pihak swasta, institusi Pendidikan dan organisasi peduli PTM untuk bersama-sama dalam upaya menurunkan kesakitan dan kematian akibat PTM, saling bahu membahu dalam mensukseskan GERMAS, untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, mendorong masyarakat mengubah perilaku yang tidak sehat serta membudayakan gaya hidup sehat,” tambah dr. Sandra.

Sejak diluncurkan pada 2010, Young Health Programme telah menjangkau 22 negara di 5 benua dan berkontribusi pada pencegahan penyakit dan penyediaan informasi kesehatan bagi 2.25 juta remaja.

Selain itu, YHP bertujuan mengurangi perilaku berisiko di antara remaja seperti merokok, konsumsi alkohol yang berbahaya, diet tidak sehat, dan kurangnya aktifitas fisik yang dapat menyebabkan PTM.

AstraZeneca bangga dapat mewujudkan program ini di Indonesia. "Kami berkomitmen memastikan para remaja memiliki suara dalam mengidentifikasi kebutuhan kesehatannya," kata Rizman.