BREAKINGNEWS.CO.ID -  Finalis Putera-Puteri Maritim Indonesia 2018 kembali menjalani rangkaian kegiatan sosial. Selama menjalani rangkaian kegiatan tersebut mereka juga dibekali pengetahuan dan wawasan apapun. Tujuannya agar kelak mereka mampu mengemban tugas besar sebagai Putera-Puteri Duta Maritim Indonesia 2018 (P3MI).

Kali ini sebanyak 66 finalis PPMI ini melakukan kegiatan pelepasan tukik atau anak penyu di daerah Pulau Untung Jawa. Ini merupakan bukti nyata kalau Indonesia juga turut melestarikan binatang-binatang langka itu.

Melalui kegiatan pelepasan tukik ini diharapkan para finalis belajar dan memahami penyu merupakan salah satu binatang yang dilindungi dan penting untuk dijaga populasinya.

Tak sampai di situ, mereka juga melakukan serangkaian kegiatan dalam Gerakan Budaya Bersih dan Senyum (GBBS) yang merupakan salah satu program dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

GBBS sendiri merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk peduli akan kebersihan lingkungan di sekitarnya serta untuk berkepribadian ramah dan murah senyum.

Putera-Puteri Maritim Indonesia 2018.



Finalis Putera-Puteri Maritim Indonesia 2018 Lepaskan Puluhan Tukik di pulau Untung JawaPara finalis harus bisa menjadi panutan bagi generasi muda dengan menjadi pemuda-pemudi yang bebas narkoba dan mampu tampil sebagai pribadi yang mandiri, sopan, cerdas, dan percaya diri.

Sebelumnya para finalis mengikuti diklat yang dibuka oleh bapak Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdjiatno yang juga pelindung Yayasan Putera Puteri Maritim Indonesia (PPMI). Selama diklat, para finalis dibekali sejumlah materi dan kegiatan guna membantu untuk menjalankan tugas sebagai duta maritim.

Seluruh kegiatan ini tak hanya didukung oleh PPMI saja, tapi oleh lintas kementerian dan instansi. Antara lain TNI-AL,  Kementerian Pariwisata, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Luar Negeri.

Selama sepuluh hari ke depan, ke-66 finalis yang berasal dari 28 provinsi akan memperoleh pendidikan dan latihan sebelum mengikuti Malam Grand Final  yang akan diadakan pada Senin, 1 Oktober 2018 mendatang.

Rangkaian kegiatan Pelatihan dan pendidikan ini secara resmi dibuka oleh Bapak Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhi Purdijatno, S.H. selaku pelindung Yayasan Putera-Puteri Maritim Indonesia (PPMI) nantinya akan dibekali kegiatan dan pelatihan selama 10 hari dari tanggal 21 September sampai dengan 30 September dengan berbagai macam ilmu yang akan membantu mereka menjalankan tugas-tugas mereka sebagai Duta Maritim Indonesia 2018 di kemudian harinya.