BREAKINGNEWS.CO.ID - Rencana PSSI untuk menggelar Kongees Pemilihan Komite Eksekutif PSSI pada 2 November 2019, tak disetujui FIFA. Dalam suratnya kepada Asosiasi Sepak Bola Indonesia, Federasi sepak bola dunia itu tetap menyarankan agar PSSI menggelar pemilihan itu pada Januari 2020. FIFA meminta agar PSSI tetap berkomitemen pada road map (peta  jalan) yang sudah disetujui oleh FIFA dan AFC sebelumnya.

Surat dari FIFA yang ditanda tangani Sekjen Fatma Samoura dan ditujukan kepada Sekjen PSSI, Ratu Tisha, itu secara tegas meminta PSSI agar tetap patuh pada road map yang sudah disepakati. Sejumlah alasan yang diajukan oleh PSSI dalam  suratnya terdahulu kepada FIFA tidak diluluskan.

FIFA juga beranggapan jika dalam mengimplementasikan road map dan peraturan tentang pemilihan Komite Eksekutif yang transparan dan demokratis, membutuhkan perencanaan yang tepat.

“pemilihan yang baru diadopsi menetapkan proses pemilihan yang transparan dan demokratis yang akan dilakukan oleh Komite Pemilihan PSSI untuk pertama kalinya. Ini membutuhkan persiapan dan perencanaan yang tepat.” Begitu antara lain isi surat FIFA.

Rahim Soekasah, salah satu bakal calon yang ingin maju sebagai Ketua Umum PSSI, sudah menduga hal itu sejak awal. “Saya melihat memang sulit buat PSSI memajukan kongres itu. Karena sejak awal, sesuai road map kan Januari. Pasti FIFA berpegang pada rencana awal itu,” kata Rahim.

FIFA malah mungkin menduga-duga sesuatu jika kongres dipercepat. “FIFA itu organisasi yang konsisten, rapi serta penuh persiapan. Jadi alas an yang diajukan PSSI sudah saya duga pasti ditolak,” ucap Rahim. Meski demikian Rahim lebih setuju jika sejak dulu rencana itu dipercapat. “Lain soal kalau dari dulu dijadwalkan November. Sebenarnya lebih cepat juga lebih baik karena cepat terpilih ketua baru,” ungkap Rahim.

 

 

E-MAIL

Asosiasi Sepak Bola Indonesia

Ratu Tisha

Sekretaris Umum

Email: [email protected]

Zurich, 7 Agustus 2019 SG / nak / lni

 

Pemilihan PSSI

 

Sekretaris Jenderal yang terhormat,

Kami merujuk pada surat Anda yang dikirim melalui email pada 4 Agustus 2019 sehubungan dengan hasil dari Kongres Luar Biasa Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) yang berlangsung pada 27 Juli 2019.

Dalam konteks ini, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada PSSI atas sambutan hangat yang diberikan kepada delegasi FIFA pada kesempatan Kongres Luar Biasa PSSI di mana Anggota PSSI menyetujui Anggaran Dasar PSSI baru, Kode Pemilihan PSSI baru serta menunjuk anggota dari keduanya, Komite Pemilihan PSSI dan Komite Banding Pemilihan PSSI. Statuta PSSI dan Kode Pemilihan PSSI yang baru adalah produk dari konsultasi luas antara FIFA dan PSSI dan kami ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi selamat kepada Anda atas pencapaian ini. Selain itu, kami dengan hormat meminta Anda untuk mengirimkan kepada kami versi bahasa Inggris dari Statuta PSSI dan Kode Pemilihan PSSI sesegera mungkin.

Seperti yang Anda ketahui, keputusan yang diambil di Kongres Luar Biasa PSSI 27 Juli 2019 hanya menandai langkah menengah dalam implementasi roadmap yang disepakati antara FIFA / AFC dan PSSI. Faktanya, undang-undang baru dan kode pemilihan serta pembentukan komite pemilihan sekarang akan membuka jalan bagi pemilihan Komite Eksekutif PSSI baru untuk masa jabatan empat tahun di Kongres Biasa PSSI mendatang pada Januari 2020. Peta jalan ini diusulkan oleh FIFA dan AFC dalam surat kami tertanggal 24 April 2019 dan selanjutnya disahkan oleh PSSI dalam jawabannya tanggal 1 Mei 2019.

Namun, kami mencatat bahwa Komite Eksekutif PSSI mengadakan pertemuan darurat pada tanggal 27 Juli 2019 di mana ia memutuskan untuk memajukan pemilihan Komite Eksekutif PSSI baru hingga 2 November 2019. Anda sekarang mencari saran kami tentang masalah ini.

Setelah berkonsultasi dengan AFC, kami sangat menyarankan agar PSSI tetap pada roadmap yang disepakati dan mengadakan pemilihan sebagaimana direncanakan pada Januari 2020 kecuali ada alasan yang sah untuk memajukannya, yang tidak disebutkan dalam surat Anda.

Undang-undang dan undang-undang pemilihan yang baru diadopsi menetapkan proses pemilihan yang transparan dan demokratis yang akan dilakukan oleh Komite Pemilihan PSSI untuk pertama kalinya. Ini membutuhkan persiapan dan perencanaan yang tepat. Selanjutnya, Komite Eksekutif PSSI saat ini terpilih pada tahun 2016 untuk mandat empat tahun hingga 2020 menjadikan Kongres Biasa PSSI pada Januari 2020 menjadi forum yang tepat untuk pemilihan Komite Eksekutif PSSI yang baru. Akhirnya, kelancaran implementasi proyek Forward FIFA yang sedang berlangsung membutuhkan stabilitas dalam operasi PSSI.

 

 

Fédération Internationale de Football Association

FIFA-Strasse 20, Boite postale, 8044 Zurich, Suisse; Tél. : +41 (0) 43 222 7777 www.FIFA.com

 

Dengan memperhatikan hal di atas, kami berharap PSSI tetap berpegang pada roadmap yang sudah berkomitmen dan, dengan demikian, akan mengadakan pemilihan Komite Eksekutif PSSI baru pada kesempatan Kongres Biasa pada Januari 2020.

 

Kami berterima kasih telah memperhatikan hal di atas. Dengan hormat,

FÉDÉRATION INTERNATIONALE DE ASOSOCIATION FOOTBALL

 

 Fatma Samoura Sekretaris Jenderal

 

cc: Pak Iwan Budianto; AFC