Shanghai - Direktur Federasi Internasional Automotif (FIA), Charlie Whingting menyarankan pada pebalap Red Bull, Max Verstappen untuk lebih berhati-hati pada seri-seri balapan berikutnya. Peringatan ini, menyusul hukuman dua poin penalti akibat insiden tabrakan dengan pebalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel di GP Cina 2018, Minggu (15/4).

Vertappen diganjar penalti 10 detik dan dua poin penalti setelah menyenggol Vettel hingga pebalap Ferrari itu melintir di hairpin Tikungan 14. Jika dihitung totalnya, maka Verstappen saat ini sudah mengumpulkan lima poin penalti. Seorang pebalap secara otomatis tidak boleh mengikuti satu balapan jika sudah menyentuh batas maksimal 12 poin dalam periode satu tahun penuh.

"Mungkin ada yang mengkritisi, tapi itulah gunanya sistem poin penalti," ucap Whiting. "Sistem ini diterapkan agar pebalap yang berulang kali melakukan pelanggaran sadar akan kesalahannya. Dia (Verstappen) sudah punya lima poin, jadi menurut saya dia akan lebih berhati-hati mulai sekarang," tambahnya.

Poin penalti Verstappen baru akan berkurang setelah gelaran GP Hongaria. Dia dikenai dua poin penalti setelah menabrak Daniel Ricciardo di Tikungan 2 pada lap pembuka balapan di Budapest, tanggal 30 Juli tahun lalu. Sementara satu poin lagi ia peroleh pada balapan GP Amerika Serikat. Waktu itu Verstappen dikenai hukuman kontroversial setelah dianggap menyalip Kimi Raikkonen dari luar lintasan pada lap terakhir.