LONDON-Roger Federer diperhitingkan akan memenangkan pertarungannya dengan Miran Cilic di final tunggal putra Wimbledon 2017 yang akan digelar Minggu (16/7) malam ini di Centre Court All England Tennis Club, London.

Meski pertarungan ini akan sangat tapi para pengamat memperkirakan petenis Swiss berusia 35 tahun itu yang akan memenangkan laga final ini. Kendari demikian, beberapa set pertama akan ketat. Keduanya dikenal sebagai jagoan servis. Jadi, servis mereka sama-sama sulit dipatahkan. Walau begitu, Federer diperhitungkan  akan mengalahkan petenis Kroasi berusia 28 tahun itu dalam empat set.

Roger Federer, kelahiran Binningen, dekat Basel, 8 Agustus 1981, masih menjadi salah satu pemain terbaik dunia saaat ini. Beberapa kali menempati peringkat pertama dunia, Federer juga pemegang rekor gelar juara turnamen grand slam tunggal putra terbanyak sepanjang sejarah dengan 17 gelar. Banyak dari kalangan komentator, analis, petenis aktif, dan mantan petenis menganggapnya sebagai petenis terbaik sepanjang masa.

 Roger Federer juga  membuat banyak sejarah di Wimbledon. Dia sudah lolos ke final 11 kali, empat kali lebih banyak dibanding lainnya, khususnya setelah mengalahkan Tomas Berdych 7-6 (7/4), 7-6 (7/4), 6-4 di semifinal.

Jika mengalahkan Marin Cilic di final, dia akan menjadi orang pertama yang memenangkan delapan gelar, sementara dia juga akan menjadi juara tertua di era Open. Federer meraih gelar ketujuh di tahun 2012 tapi ini adalah kali ketiga di final sejak saat itu, dengan kalah dari Djokovic dari Serbia pada 2013 dan 2014. Diambang berusia 36 tahun, Federer merupakan finalis Wimbledon tertua di tunggal putra sejak Ken Rosewall pada 1974.

Sementara itu, Cilic berhasil melewati penakluk Andy Murray,  yakni Sam Querrey,  6-7 (6/8), 6-4, 7-6 (7/3), 7-5 untuk mencapai final bergengsinya di turnamen kategori grand slam. Ini adalah tiga tahun sejak ia mematahkan cengkeraman 'empat besar' permainan untuk memenangkan AS Terbuka, di mana ia menjuarainya tahun 2014.

 

"Saya sangat bahagia," kata Federer. "Saya menyukai turnamen ini. Semua impian saya menjadi kenyataan di sini sebagai pemain," tuturnya.

"Mungkin memang lebih banyak yang menjagokan saya bisa merebut gelar ke-8 dari 11 kali bertanding di final Wimbledon, namun saya harus tetap fokus. Sudah banyak kejutan dan saya tak ingin menjadi pemain yang dikejutkan di sini, karena itu saya harus tetap fokus," ucap Federer.

Marin Cilic menguangkapkan  bahwa Wimbledon seperti rumah sendiri bagi Federer. "Ini adalah tempat di mana dia merasakan yang terbaik dan tahu bahwa dia bisa memainkan permainan terbaik," katanya, memuji calon lawanya di final.

"Roger mungkin tengah dalam kondisi terbaiknya untuk bermain bagus dan memenangkan pertandingan nanti. Tentu itu akan menjadi tantangan besar buat saya," papar Cilic.

"Tetapi, saya siap untuk bermain lebih baik dan mengalahkannya,"tegas Cilic.