SUMATERA UTARA - Gempa bumi disebabkan karena pergerakan magma di dalam gunung berapi, tanpa disadari pergeseran itulah yang menyebabkan gempa bisa terjadi kapan saja. Gempa kembali mengguncang wilayah Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Pada 25 Februari 2018, gempa dengan kekuatan 3,7 Skala Richter, kini gempa terjadi dengan kekuatan 5,2 Skala Richter.

Hal ini diketahui dari peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, melalui akun resminya bmkg.go.id, Selasa (13/2/2018). Gempa terjadi pukul 11.33 WIB BMKG juga menyatakan bahwa pusat gempa bermagnitude cukup besar ini berada di darat.

Lokasi gempa berada 20 kilometer barat daya Tapanuli Utara, atau pada titik koordinat 1.95 Lintang Utara, 98.94 Bujur Timur. Pusat gempa berada di kedalaman 171 kilometer.

Belum ada laporan resmi yang disiarkan pihak berwenang terkait dampak guncang gempa yang bersifat perusak ini. Hanya BMKG memastikan gempa tidak memicu timbulnya gelombang tsunami.

Sebelumnya, pada bulan Februari tepatnya (25/2/2018) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menyampaikan terjadi gempa sekitar pukul 18.47 WIB. Adapun lokasi gempa berada di 13 Km barat daya, Tapanuli Utara. "Pusat gempa berada di kedalaman 10 Km. Persisnya di 1,9 Lintang Utara, dan 99,01 Bujur Timur," tulis situs resmi BMKG, seperti dilihat Breakingnews.co.id, Minggu (25/2/2018).