BREAKINGNEWS. CO.ID - Pemain naturalisasi, Ezra Walian masuk dalam 38 nama pemain Timnas Indonesia U-22 besutan Indra Sjafri. Namun, hingga pemusatan latihan hari keempat, Kamis (10/1/2019), pemain 21 tahun itu belum juga menammpak puncak hidungnya. Ternyata, masalah belum datangnya Ezra ke pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta karena PSSI belum mengirimkan surat resmi kepada klub Ezra di kasta kedua Liga Belanda, RKC Waalwijk.

Hal itu disampaikan oleh Manajer Ezra, Wide Putra Ananda. Padahal, sebelumnya, pelatih Indra Sjafri mengaku sudah berkomunikasi dengan Ezra. Namun, komunikasi begitu saja tak membuat Ezra bisa menyampaikan langsung ke klubnya lantaran tidak ada surat resmi dari PSSI. "Saya sudah komunikasi dengan Ezra. Dia memang sudah berkomunikasi dengan Indra Sjafri, tapi sampai saat ini klubnya Ezra belum menerima surat pemanggilan. Kalau belum ada surat, jadi Ezra belum bicara ke klubnya," kata Wide saat dihubungi.

Wide mengatakan, meskipun nantinya PSSI telah mengirimkan surat kepada Wallwijk, bukan menjadi jaminan untuk Ezra bisa diisinkan ke Jakarta. "Belum tahu Ezra Walian susah atau tidak ya dilepas karena memang belum dibicarakan. Kalau pemusatan latihan panjang pasti susah untuk dilepas tapi kalau hanya datang beberapa hari sebelum berkompetisi itu masih bisa untuk dibicarakan," ucap Wide

Wide mengatakan saat ini Ezra Walian masih berada di Belanda. Sebab, kompetisi kasta kedua di Negeri Kincir Angin itu masih berlanjut. Selain Ezra Walian, ada empat pemain timnas U-22 Indonesia yang juga belum hadir. Pemain tersebut adalah Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, Osvaldo Haay, dan Firza Andika.

Ezra yang berposisi sebagai penyerang diharapkan mamu menjadi juru gedor Timnas Indonesia di Piala AFF Februari mendatang. Di pemusatan latihan ini, dia bersaing dengan sejumlah striker lainnya seperti Marinus Wanewar, Osvaldo Haay, Beni Oktaviansyah, Billy Keraf, Dimas Drajad, Septian Bagaskara.

Sejatinya, Indra Sjafri telah memberi keistimewaan untuk Ezra untuk menikmati pre season di Belanda. Sang pelatih mengaku telah mengetahi kualitasnya dan tidak perlu diseleksi lagi.