BREAKINGNEWS.CO.ID-Nama Erick Thohir tak hanya menjadi buah bibir di dalam negeri, dari suksesnya penyelenggaraan Asian Games XXVIII/2018, yang lantas mengantarnya sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-KH.Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Kini namanya juga tengah ramai dibicarakan di jagat sepak bola internasional, khususnya Inggris. Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang menjadi Ketua Umum Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 ini disebut-sebut masuk dalam jajaran pemilik saham di Oxford United Football Club (OUFC).

Erick Thohir disebutkan sudah sah menjadi bagian dari klub yang memiliki sejarah panjang itu sejak beberapa hari ini. Hal ini juga dipertegas oleh Erick Thohir sendiri dalam postingan Insragram-nya, di mana dia menuliskan, "Honored to be part of Oxford United FC (OUFC) a club with fantastic history that celebrates its 125th Anniversarry this year”.  Dimuliakan untuk menjadi bagian dari Oxford United FC (OUFC) klub dengan sejarah fantastis yang merayakan Anniversarry ke-125 tahun ini ”, demikian tulis Etho dalam akun IG-nya.

Tidak diketahui bagaimana proses masuknya Etho ke UOFC, yang bernaung di League One, kasta ketiga FA Inggris setelah Premier League dan Championship League. Kendati demikian dari beberapa sumber diketahui, keterlibatan pengusaha sukses Indonesia ini ke OUFC tampaknya berkaitan dengan kedekatannya dengan pengusaha muda Thailand, yakni Sumrith Thanakarnjanasuth, yang mengambil-alih kursi chairman OUFC pada medio Januari 2018 lalu, selang sebulan pasca wafatnya charmain sebelumnya.


Tiger (tengah) bersama Sol Campbel, mantan pemain Timnas Inggris.
Rekam jejak Sumrith dengan Etho sepertinya tak jauh berbeda, sama-sama suka 'bermain' di sepak bola internasional. Etho sudah sangat menghebohkan ketika masuk ke Inter Milan di Serie A, mengakuisisi dan menjadikan dirinya sebagai pemegang saham terbesar. Belakangan, Etho merambah AS dan menjadi pemegang saham DC United.

Sumrith Thanakarnjanasuth, yang populer dengan sebutan 'Tiger', mengikuti jejak beberapa pengusaha Thailand lainnya yang memutuskan 'berbisnis' di sepak bola. Sangat mungkin sukses Vichai Srivaddhanaprabha dengan Leicester City-nya memberi pengaruh untuk all-outnya Tiger di sepak bola Inggris. Vichai mengakuisisi Leicester semasih di Divisi Championship beberapa tahun silam, dan secara ajaib menjadikan klub Jamie Vardi dkk itu naik kasta ke Premier League dan menjuarainya di musim kompetisi 2016 silam. Vichai wafat dua pekan silam saat helikopter yang ditumpanginya jatuh di area parkir Stadion King Power, seusai pertandingan Leicester vs West Ham United di Premier League.


Erick Thohir di markas klub OUFC.
Kembali ke OUFC, beberapa sumber dari media setempat menyebutkan kedekatan Tiger dengan Etho. Laman OUFC juga mempertegas hal itu, dengan komentar saling puji dari Tiger dan Etho. Sumber dari dalam klub menyebutkan, tidak mempermasalahkan jika Tiger dan Etho mengakuisisi OUFC sepenuhnya, seperti pola Etho saat mengakuisisi Inter Milan di mana dia mengajak serta beberapa pengusaha Indonesia lainnya.

Mirip seperti ketika mengakuisisi Inter Milan, Etho juga bermitra dengan pengusaha Indonesia untuk membeli saham OUFC  ini. Ramai disebutkan jika salah satu pengusaha yang diajak Etho ini adalah Anindya Novian Bakrie, putra sulung dari Aburizal Bakrie. Etho memang sangat dekat dengan ANB, sapaan Anindya Novian Bakrie. Mereka bermitra di bisnis media.
 
Keikutsertaan Anin, tidak mengagetkan, karena sudah sejak lama keluarga Bakrie menyenangkan olahraha dan aktif dalam membina olahraga di Indonesia.

Tidak salah jika OUFC, yang didirikan tahun 1893 dan memenangi League Cup 1986, kini dimiliki konsorsium Indonesia dan Thailand. Duet Etho dengan ANB dari konsorsium Indonesia dengan mitranya dari Thailand, Tiger yang menjadi chairman, akan membuat OUFC sangat mungkin lebih baik kedepannya.

Ini seiring dengan tekad konsorsium yang berupaya untuk meningkatkan performa OUFC bisa naik kelas ke Championship League dalam beberapa tahun kedepan.

Mungkin ini merupakan batu loncatan dari konsorsium ini untuk berkiprah di persepakbolaan Inggris, mengetahui keterlibatan Sumrith “Tiger” Thanakarnjanasuth sebelumnya di Reading Football Club,  dan tentu saja Etho di Liga Italia dan Liga Amerika.