BREAKINGNEWS.CO.ID – Hari ini akan menjadi hari besar bagi manajer Spanyol, Luis Enrique. Pasalnya, ia akan melakoni laga debutnya bersama Tim Matador dengan berkunjung ke Stadion Wembley pada Minggu (9/9/2018) dini hari WIB nanti untuk menghadapi Inggris di pertandingan Liga A Grup 4 UEFA Nations League.

Sebelumnya, Spanyol sendiri memiliki cerita yang begitu mengejutkan di ajang Piala Dunia. Tiga hari jelang berlaga di Rusia, Federasi Sepak Bola Spanyol resmi memecat Julen Lopetegui dari kursi kepelatihan Timnas dan Fernando Hierro ditunjuk sebagai pelatih sementara.

Namun, pada akhirnya penampilan mereka pun tak cukup baik untuk melangkah jauh di Rusia. Kisah Spanyol di Piala Dunia 2018 berakhir di babak 16 besar, setelah mereka menelan kekalahan dari tuan rumah Rusia di babak adu penalti.

Kini, Enrique mengambil alih tugas Hierro pada 9 Juli 2018, sehari setelah kemundurannya. Tentu saja ini bukan tugas yang enteng baginya, karena ia dibebani tanggung jawab berat untuk memulihkan nama besar Timnas Spanyol di kancah sepak bola dunia. Kemenangan dan gelar juara menjadi harga mati baginya.

UEFA Nations League pun menjadi kesempatan perdana. Di hadapan Enrique, laga ini tak sekadar menjadi bagian dari turnamen internasional, tapi kesempatan emas untuk membuktikan bahwa Timnas Spanyol belum kehilangan taji akibat menelan bebarapa catatan buruk.

Stadion Wembley yang menjadi venue pertandingan ini bukan stadion biasa. Ia adalah saksi bagi kebesaran sepak bola Inggris itu sendiri. Tentu tempat macam ini membikin lawan ciut nyali. Namun, Enrique menyambutnya dengan penuh semangat. Enrique menilai jika tak ada tempat yang lebih baik daripada Wembley untuk melakoni laga debutnya.

“Saya menyukai adrenalin, jadi saya menyukai segala kemungkinan yang bisa terjadi di laga melawan Inggris di Wembley. Ini adalah tempat yang sempurna. Saya paham, akan ada banyak kesulitan dan tantangan hebat yang kami alami di sini. Tapi, semuanya tidak mengubah pandangan saya tentang kehebatan Wembley. Saya fokus untuk menampilkan permainan terbaik di stadion yang sarat mitos dan begitu unik ini," ucap Enrique, dilansir Skysports.

Sementara itu, Spanyol akan melakoni pertandingan di stadion keramat ini dengan dipimpin oleh Sergio Ramos. Di mata Enrique, tak ada orang yang lebih tepat daripada Ramos untuk mengemban jabatan sebagai kapten Timnas.

"Ramos akan menjadi kapten karena ia merupakan pemain yang memiliki caps terbanyak di Timnas saat ini. Tentu, ia memiliki personalitas dan performa yang luar biasa di atas lapangan. Kalian semua sudah menyaksikan bagaimana Ramos bertanding. Ia adalah seorang pemain yang fantastis. Ia adalah sosok yang sama hebatnya di dalam dan luar lapangan," sambungnya.

"Saya senang karena tim ini memilikinya. Saya berharap ia bisa ada bersama kami untuk tahun-tahun ke depan dan tetap setia mendorong teman-temannya kepada kemenangan, baik di dalam dan luar lapangan," pungkasnya.