BREAKINGNEWS.CO.ID – Mantan Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, dikabarkan sakit dan sedang dirawat di Singapura, setelah dikudeta tahun lalu. Bahkan kabarnya, pria berusia 94 tahun tersebut saat ini sudah tidak bisa berjalan normal.

Kabar itu disampaikan oleh seteru Mugabe yang saat ini menjadi Presiden Zimbabwe, Emerson Mnangagwa. Menurut dia, Mugabe sudah dua bulan dirawat di Singapura karena sakit dan kondisi kesehatannya mengalami penurunan dikarenakan pengaruh usia. "Dia (Mugabe) sudah tua. Juga sudah sulit berjalan, akan tetapi apapun permintaannya akan kami penuhi. Kami akan menjaganya," kata Mnangagwa pada saat berpidato di kampung halaman Mugabe di Zvimba, sekitar 100 kilometer dari Ibu Kota Harare.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (25/11/2018), Mugabe sebenarnya diharapkan kembali dari Singapura pada Oktober lalu . Akan tetapi, pihak rumah sakit menunda pemulangannya karena kondisi kesehatan Mugabe belum juga membaik. Alhasil dia diprediksikan akan kembali pada akhir November. Bulan ini juga bertepatan dengan satu tahun berakhirnya masa pemerintahan Mugabe, selepas sekitar 40 tahun berkuasa. Dia merupakan salah satu tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan dari Inggris pada 1980.

Akan tetapi, situasi politik, ekonomi, serta sosial Zimbabwe semakin tambah buruk selama beberapa waktu sebelum Mugabe mundur. Krisis ekonomi membuat nilai mata uang mereka terjun bebas dan inflasi tidak terkendali. Kondisi pemerintahannya juga korup. Pertikaian politik pun tidak terhindarkan. Mugabe dikenal tidak segan berlaku kejam terhadap lawan politiknya. Dia marah besar ketika Mnangagwa yang menjadi orang kepercayaannya mendesaknya mundur dari kepemimpinan Partai ZANU-PF.

Mugabe lantas memecat Mnangagwa dan seterunya itu pergi ke luar negeri. Tidak lama militer mengepung Mugabe dan mendesaknya mundur. Mugabe tidak punya pilihan dan memutuskan merelakan jabatannya. Akhirnya, Mnangagwa kembali dan mengikuti pemilihan presiden pada Juli 2017 lalu. Dia menang setelah berhasil mendapatkan lebih dari 50 persen suara.