BREAKINGNEWS.CO.ID – Salah satu yang menjadi korban jatuhnya pesawat Boeing 737-300 MAX 8 milik maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 adalah seorang warga negara Italia, Andrea Manfredi. Dia merupakan seorang mantan atlet balap sepeda professional yang berusia 26 tahun.

Sebagaimana dilansir Cycling Weekly, Selasa (30/10/2018), nama Manfredi ada di dalam daftar penumpang pesawat nahas itu. Kementerian Luar Negeri Italia sudah menyatakan salah satu warganya menjadi korban dalam kecelakaan itu. Manfredi memajang fotonya di salah satu sudut di Kawasan Pusat Bisnis Sudirman (SCBD) di dalam akun Instagram-nya. Dia terlihat berpose di dekat patung logo Asian Games 2018, sambil membawa sepeda serta setelan atlet.

Manfredi yang merupakan warga Massa, Kota Tuscany memulai debutnya di ajang balap sepeda lima tahun lalu. Kala itu dia bergabung dengan tim Ceramica Flaminia. Lantas pada 2014 dan 2015 dia digaet tim Bardiani-CSF. Pada 2016 Manfredi pindah lagi ke tim amatir Palazzago. Setelah memutuskan pensiun, dia memilih mendirikan perusahaan bernama Sportek.

Tim Bardiani-CSF yang sempat menaungi Manfredi menyatakan turut berduka cita atas kejadian itu. Mereka mengaku sangatlah kehilangan Manfredi. "Kami mengetahui dari media massa kalau Andrea Manfredi, yang pernah menjadi bagian dari tim kami, turut menjadi korban dalam kecelakaan itu. Manajemen, atlet, tim, serta sponsor turut berduka cita terhadap keluarga yang ditinggalkan," demikian pernyataan tim Bardiani-CSF melalui akun Twitter mereka.

"Kenangan akan lelaki yang sangat tekun serta menyenangi olahraga ini akan kekal. Istirahat dalam damai, Andrea," lanjut pernyataan Bardiani-CSF. Pesawat Boeing 737-300 MAX 8 yang memiliki kode lambung PK-LQP dibuat pada 2018, dan baru dioperasikan mulai 15 Agustus lalu.

Nahasnya, pesawat baru itu jatuh saat akan menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Kota Pangkal Pinang Senin (29/10). Pesawat yang membawa 189 penumpang serta 7 kru itu jatuh sekitar 13 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 06.33 WIB. Pemerintah menyatakan kecil kemungkinan ada korban selamat dalam peristiwa itu.