BREAKINGNEWS.CO.ID - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, mengaku sudah mendapatkan kabar bahwa striker naturalisasi, Ezra Walian tak akan memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018. Ezra, tak bisa bergabung dengan Hansamu Yama dan kawan-kawan karena tidak mendapatkan restu dari klub barunya, RKC Waalwijk.

Edy Rahmayadi mengungkapkan, skuat Timnas Indonesia U-23 memiliki sejumlah pemain yang tak kalah berkualitas dengan Ezra. "Saya tidak mau terlalu mengejar dia, karena prestasi dia masih di bawah rekan-rekannya yang sedang baik," kata mantan Pangkostrad TNI tersebut.

Di sisi lain, Ezra yang merupakan pemain milik Almere City akhirnya dilepas ke klub RKC Waalwijk untuk satu musim depan. Almere meminjamkan Ezra dengan harapan sang pemain bisa mendapat tempat reguler. Sayangnya, kepindahan itu membuat Ezra harus beradaptasi dengan klub dan absen pada Asian Games yang dimulai 10 Agustus mendatang, di Jakarta dan Palembang. Pasalnya Waalwijk keberatan untuk melepas. "Ezra mendapatkan jaminan bermain sejak menit pertama di sana ketimbang di Almere dan itu yang menjadi pertimbangan kami karena Ezra juga butuh menit bermain," kata Wide Ananda, manajer dari Ezra.

Kepastian bahwa Ezra tak bisa tampil pada Asian Games juga diutarakan pemain yang bersangkutan lewat surat terbukanya kepada awak media di Indonesia, yang disampaikan lewat Wide. "RKC enggan melepas saya ke Asian Games. Salah satu alasannya adalah proses adaptasi. Saya bisa memahami maksud RKC. Saya sudah ketinggalan banyak masa pramusim bersama mereka. Mereka ingin mengandalkan saya sejak awal musim yang akan dimulai pada tanggal 17 Agustus."

"Agar saya bisa cepat beradaptasi, pelatih ingin saya langsung mengikuti sesi latihan. Momen ketika Anda membaca tulisan ini saya sudah menjalani sesi latihan perdana saya di RKC. Saya sangat meminta maaf kepada Indonesia, saya sangat sedih. Namun masa depan saya masih sangat panjang dan saya berjanji akan terus menempa diri hingga nantinya bisa terus membela Indonesia hingga 10-15 tahun ke depan." tambahnya.

"Untuk pelatih Luis Milla terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Rekan-rekan Garuda Muda semangat untuk menciptakan sejarah bagi Indonesia dimana saya yakin kalian akan mampu lolos hingga semi-final. Saya memang tidak bisa bermain di Asian Games, tapi saya akan menjadi suporter nomor satu untuk Timnas Indonesia di Asian Games 2018." pungkasnya.