BREAKINGNEWS.CO.ID - Unit Reskrim Polsek Kramat Jati menangkap pria pelaku penusukan, S (51) yang terjadi di Halte Busway BKN, Jalan Maijen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Kamis (14/3/2019), S dikabarkan tiba tiba menusuk pemuda berinisial P (29) yang duduk disampingnya, P terkena tusukan di paha kiri.

Kapolsek Kramat Jati, Kompol Nurdin Ar Rahman mengatakan kejadian tersebut saat korban dan pelaku sama sama sedang menunggu busway,

“Kejadian penganiayaan terjadi pada saat pelaku berinisial S (51) dan korban berinisial P (29) sedang menunggu busway korban duduk di samping pelaku dengan posisi kaki kiri ditumpangkan di lutut kaki kanan, saat itu tiba tiba pelaku menusuk paha korban” ujar Nurdin di konfirmasi, Kamis (14/3/2019).

Kompol Nurdin menjelaskan bahwa kini pelaku dan barang bukti satu badik bergagang kayu berhasil di amankan, pelaku berhasil ditangkap pihak Security Halte dan diserahkan ke Mapolsek Kramat Jati.

“Pelaku dan barang bukti dapat diamankan pihak securiti trans Jakarta dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Kramat Jati” ujarnya

Setelah dilakukan pemeriksaan, dikatakan Nurdin, penusukan di Halte Busway BKN diduga dikarenakan trauma yang dialami pelaku berinisial S (51). Pelaku tak pernah bisa menerima orang yang dekat dirinya duduk dan angkat kaki. Bagi pelaku, tindakan tersebut adalah bentuk penghinaan.

“Jadi pelaku mengaku traumatik dengan orang yang duduk mengangkat kaki, sehingga pelaku seakan-akan merasa terhina. Pelaku dan korban tidak saling kenal,” ujar Nurdin.

Dalam pemeriksaan pula, pelaku dan korban saling tidak mengenal satu sama lain. Secara pendidikan, pelaku relatif cukup tinggi karena bergelar insinyur dan berprofesi sebagai konsultan di Bogor.

“Pelaku kelihatannya sehat, hanya agak stres. Sedangkan traumanya itu sudah agak lama dan memang sering membawa pisau,” ujarnya.

Sementara, korban P (29) atas kejadian tersebut mengalami luka ringan dan telah mendapat perawatan.

Pelaku dilakukan penahanan di Mapolsek Kramat Jati, atas pervuatannya pelaku di kebakan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan menggunakan senjata tajam dan ancaman hukuman kurungan penjara selama 5 tahun.