SOFIA - Tim Nasional Gulat Indonesia diikutkan dalam pawai atau parade untuk menggemakan penyelanggaraan Asian Games XVIII/2018. Parade dilakukan Jumat (11/5/2018) sore waktu Sofia, Bulgaria, atau malam WIB.

Parade dilakukan untuk mempromosikan acara Festival Asia yang dikemas dalam acara kebudayaan bertajuk "The Colours of Tradition". Acara Festival Asian digelar di Taman Borisova, di Sofia, hampir seharian, sejak pukul 10.00 Sabtu (12/5) pagi waktu Sofia atau mulai pukul 14.00 WIB.

Timnas Gulat Indonesia ikut berparade sambil menyebarkan selebaran mengenai acara Festival Asia. Duta Besar Indonesia untuk Bulgaria, Sri Astari Rasyid, juga ikut turun langsung memantau parade. Ibu Dubes juga membaur dan berfoto dengan Timnas Gulat Indonesia.

Ini sebenarnya bukan yang pertama kalinya Dubes Astari Rasyid bertemu dengan pegulat Indonesia, yang akan menjalani pelatihan di Bulgaria hingga pertengahan Juli mendatang dalam persiapannya menghadapi Asian Games XVIII/2018.

Sebagian dari pegulat terbaik Indonesia ini sudah diterima ibu dubes di KBRI Sofia pada Senin, 23 April, atau selang sehari setelah tiba di Sofia. Namun, kala itu yang diterima hanya para pegulat gaya bebas putra dengan didampingi manajer tim Gusti Randa dan pelatih Zulhaidir. Mereka bahkan dijamu makan siang di Wisma Duta.

Nah, Jumat tadi malam ibu dubes bisa bertemu dan membaur dengan 18 pegulat yang dipersiapkan ke Asian Games dan empat pelatihnya karena seluruh pegulat sudah berlatih di Sofia, berbeda dengan di hari-hari awal di Bulgaria karena pelatihan dilakukan di tiga kota.

Tak mengherankan kalau pertemuan kembali dengan ibu dubes sangat membahagiakan Timnas Gulat Asian Games Indonesial. Apalagi Dubes Astari Rasyid tampaknya sangat menyukai olahraga. Mungkin KBRI Bulgaria ini yang pertama-tama menggelar parade dan Festival Asian Games, yang melibatkan perwakilan dari kedutaan negara-negara peserta Asian Games XVIII/2018, diantaranya kedutaan Cina, Jepang, Korea--tiga negara yang secara tradisional menguasai perolehan medali di Asian Games.

Pada momen yang menyenangkan dan penuh kekeluargaan itu pelatih Fathur Rahman memberikan kenang kenangan berupa kopi Java Semeru kepada Ibu Dubes.

Setelah parade untuk mempromosikan acara Festival Asia "The Colours Tradition", di mana Timnas Gulat Asian Games Indonesia melakukan "Goyang Maumere", Dubes Astari Rasyid yang dimasa mudanya adalah salah seorang senirupa terkemuka itu menjamu Timnas Gulat Indonesia makam malam di Wisma Duta Gedung KBRI Sofia.

Untuk memeriahkan acara Festival Asia bertajuk "The Colours Tradition" pada Sabtu ini Timnas Gulat Indonesia akan tampil di panggung. Mereka diberi waktu 10 menit untuk melakukan demontrasi gulat.