BREAKINGNEWS.CO.IDPeristiwa tragis menimpa dua warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia. Keduanya ditemukan dalam keadaan tubuh sudah dimutilasi. Satu di antara dua WNI dimutilasi di Malaysia itu adalah Nuryanto, warga Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Satu korban lagi bernama Ai Munawaroh, teman Nuryanto.
 
Menanggapi peristiwa nahas ini, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa sesuai konstitusi negara wajib melindungi warganya di mana saja berada. 
 
"Sesuai dengan ketentuan konstitusi, negara wajib melindungi warga negara di mana pun berada. Jadi dalam hal ini, sudah tepat kalau kedutaan besar di sana terus melakukan komunikasi untuk mendalami dan menghubungi kepolisian di sana," ujar Bambang kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019). 
 
Namun Bambang mendorong kepolisian Republik Indonesia melalui interpol untuk menginvestigasi kasus tersebut. 
 
"Kita juga mendorong kepolisian Republik Indonesia melalui interpol, untuk juga terjun mengungkap terjadinya kasus mutilasi warga negara kita di Malaysia," katanya. 
 
Diketahui, kedua WNI itu ditemukan di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia. Tubuh korban ditemukan dalam keadaan sudah dimutilasi. Potongan tubuh pun tersebar di sekitar TKP. Polisi setempat mengumumkan kejadian itu terjadi pada 26 Januari 2019. Di Malaysia, peristiwa itu pun menjadi sorotan dan diberitakan media massa.
 
Nuryanto merupakan warga Kampung Ciodeng, Kelurahan Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Ia adalah pengusaha tekstil yang juga menjual produknya ke Malaysia. Kepergian Nuryanto ke Malaysia disebut kuasa hukumnya, Hermawan, untuk urusan bisnis. Nuryanto akan mengambil uang dan bertemu relasi di Malaysia.