SAN FRANSISCO -- Dropbox Inc tengah mencari underwrites untuk initial public offering (IPO) yang akan dikerjakan pada akhir 2017. Hal semacam ini akan jadikan Dropbox Inc jadi perusahaan tehnologi Amerika Serikat (AS) paling besar yang go public sesudah Snap Inc.

Ditulis Reuters, Senin (3/7), Dropbox akan lakukan pertemuan dengan bank investasi dalam sebagian minggu yang akan datang. Tetapi, hingga berita ini di turunkan pihak Dropbox masih tetap malas memberi komentar.

Di ketahui, sebagian perusahaan tehnologi besar di AS seperti Uber Technologies Inc serta Airbnb Inc belum juga tertarik untuk go public. Mereka cemas investor pasar saham akan memberi valuasi lebih rendah daripada investor swasta.

Menurut data i, IPO perusahaan tehnologi alami penurunan dari 34 miliar dolar AS pada 2014 jadi 6, 7 miliar dolar AS di 2015. Trend penurunan ini berlanjut di 2016 yaitu sebesar 2, 9 miliar dolar AS. Dropbox Inc dibangun pada 2007 oleh lulusan Institut Tehnologi Massachusetts Drew Houston serta Arash Ferdowi pada 2007. Mereka menggandeng Sequoia Capital, T Rowe Price serta Greylock Partners jadi investor.

Dropbox memberi service gratis untuk customer untuk sharing serta menaruh photo, musik serta file besar yang lain. Di ketahui, Dropbox sudah mengantongi pendapatan sebesar 1 miliar dolar AS pada 2017 ini. Dropbox sudah memperluas bisnisnya dengan tawarkan service Smart Sync pada Januari 2017 kemarin.

Tag