BREAKINGNEWS.CO.ID-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan proses lelang pemilihan kepala dinas yang saat ini tengah di isi oleh Pelaksana tugas (Plt) pasca dilakukan perombakan beberap bulan lalu. Di mana Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan merombak puluhan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sehingga terjadinya kekosongan Kepala Dinas.

Meski lelang masih terus dilakukan, DPRD DKI Jakarta berharap nantinya para Kadis yang terpilih jauh lebih baik dibanding sebelumnya yakni memahami persoalan Jakarta khususnya pada bidang masing-masing. Di mana Kadis baru sudah tidak lagi dalam tahap pembelajaran melainkan sanggup mengeksekusi.

“Pertama, kadis ke depan harus memahami persoalan yang dihadapi, persoalan SKPD tempat dia bekerja. Sehingga tidak ada ruang dia belajar dulu karena begitu dilantik mereka harus rajin bekerja. Jadi sudah tidak ada ruang mereka harus belajar,” ujar Anggota DPRD Fraksi PDIP Gembong Warono saat dihubungi, Jakarta, Senin (3/12/2018).

Tidak hanya itu saja, Politikus PDIP juga mampu melakukan pemetaan untuk menjalankan program selama ke depan karena selama ini tidak sedikit Kadis dianggap tidak mampu dengan hal tersebut. Padahal dengan perencanaan maka program unggulan bisa tercapai dengan baik sehingga serapan anggaranpun maksimal.

“Kenapa perencanaan menjadi hal yang memprihatinkan? Karena ia tak mampu melakukan pemetaan terhadap persoalan yang dihadapi,” katanya.

Berdasarkan pandangan Gembong, tidak dipungkiri banyak Plt Kadis yang dianggap memiliki kemampuan untuk menggerakan serapan anggaran tapi ada pula yang hingga kini masih menjabat namun tak memiliki keahlian tersebut.

“Ada yang punya potensi punya kesempatan kemampuan bisa didefinifkan. Tapi ada yang tidak punya kemampuan menggerakkan sehingga penyerapan kita sangat rendah. Harusnya bisa disampaikan evaluasi secara menyeluruh ke Pak Gubernur,” ungkap dia.