BREAKINGNEWS.CO.ID- Pemerintah DKI Jakarta berencana akan melakukan pembangunan terhadap Stadion Bersih, Manusiawi dan Berwibawah (BMW), Sunter-Jakarta Utara. Awalnya Pemprov DKI Jakarta telah menunjuk salah satu BUMD yakni PT Jakarta Propertindo untuk membangun Stadion BMW.

Namun seiring berjalannya waktu, jajaran DPRD DKI Jakarta secara tegas menolak hal tersebut mengingat PT Jakarta Propertindo memiliki masalah yakni menggunakan endapan anggaran PMD sebanyak Rp650 miliar. Penggunaan uang itu sudah jelas menjadi permasalahan karena tidak ada aturan BUMD boleh menggunakan endapan anggaran.

Berkaca pada kasus tersebut maka DPRD DKI meminta Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta untuk melakukan pembangunan stadion BMW. Keputusan itu dianggap terbaik karena DPRD ingin memberdayakan SKPD terkait terhadap pembangunan terlebih PT Jakarta Propertindo mengalami masalah.

“Kami, minta audit keuangan dan audit kinerja. Stadion tetap dibangun. Anggaran akan dimasukan dalam APBD 2019 sesuai perhitungan Disorda berapa yang diperlukan uangnya. Tinggal dipindahkan saja ke Disorda. Kenapa mesti repot,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta melalui keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Politikus Gerindra itu menyebut, endapan anggaran yang digunakan PT Jakarta Propertindo ada sebanyak Rp650 miliar namun penggunannya sampai saat ini tidak jelas. Meski begitu, PT Jakarta Properti tetap memiliki kewajiban untuk kembalikan uang tersebut beserta bunganya.

Taufik menambahkan, jika pembangunan stadion BMW tetap dilakukan Jakpro maka harus menunggu Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2014 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Pemprov DKI Jakarta pada PT Jakpro. Regulasi itu, perlu direvisi karena membatasi modal dasar yang bisa dimiliki Jakpro. Dalam perda itu diatur modal dasar Jakpro sebesar Rp10 triliun. Sementara itu, sampai saat ini Jakpro sudah menerima modal sebesar Rp9.4 triliun.