JAKARTA - Dalam Sidang Pleno Forum Parlemen Asia Pasifik (Plenary Meeting, Asia Pacific Parliamentary Forum) DPR RI menyuarakan agar parlemen se Asia Pasifik terlibat aktif mendorong penyelesaian pengungsi Rohingya dan kemerdekaan Palestina, Jumat (19/1/2018).

Ketua delegasi Parlemen Indonesia, Fahri Hamzah menyatakan hal ini saat menyampaikan speech dalam forum pleno APPF. Fahri secara tegas mendorong agar parlemen tiap negara turut aktif bersuara dalam proses perdamaian dunia dan kawasan Asia-Fasifik.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (kanan)

"Kami mendorong parlemen tiap negara di kawasan berperan aktif dalam menyelesaikan masalah bangsa-bangsa yang tertindas. Misalnya masalah Palestina dan pengungsi Rohingya. Kami tak mengerti mengapa masalah ini tidak selesai di tangan diplomasi antar eksekutif atau pemerintah bangsa-bangsa terkait" Seru Fahri Hamzah.

"Karena itu, kami mendorong parliamentary diplomacy agar lebih aktif dalam perdamaian dunia" Sambung Fahri Hamzah

Diplomasi parlemen ini berperan sebagai second track diplomacy, dimana parlemen mewakili suara rakyatnya yang utuh untuk disampaikan dalam berbagai forum dunia atau kawasan.

Senada dengan sikap parlemen Indonesia yang disuarakan Fahri Hamzah, parlemen Kanada juga menyatakan perlunya menyelesaikan masalah Rohingya dengan investigasi dan akses untuk bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Rohingya. Parlemen Brunei Darussalam dan Malaysia juga mendukung dan menyatakan hal yang sama.

Selain masalah tersebut, masalah terorisme dan keamanan kawasan juga dibahas dalam plenary meeting APPF ini.