BREAKINGNEWS.CO.ID- Anggota Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie dari Fraksi Partai NasDem menegaskan bahwa perkembangan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Sumber Daya Air (SDA) sudah masuk tahap perumusan dengan pihak pemerintah.

"Sekarang sudah masuk dalam perumusan untuk kita jadikan UU. Sekarang sudah merumuskan dengan pemerintah terkait pengesahan UU SDA itu," ujar Syarif melalui sambungan selulernya, Rabu (10/7/2019).

Syarif berharap, pembahasan RUU SDA tersebut bisa rampung sebelum masa jabatan anggota DPR RI periode 2014-2019. "Kita berharap sebelum selesai masa jabatan DPR periode 2014-2019 ini, maka UU SDA ini sudah selesai," katanya.

Syarif memastikan dalam pembahasan RUU tak ada kendala yang siginifikan. Namun perbedaan pendapat terkait dengan substansi yang sering menjadi perdebatan. DPR dan pemerintah kata Syarif tetap berpatokan pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pembatalan UU No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air pada 2015 silam.

"Saya kira tidak ada kendala. Paling perbedaan yang berkaitan dengan masalah substansi. Yang jelas bagi DPR dan pemerintah kita kembali menyesuaikan dengan keputusan MK itu. Dimana pasal 33 UUD 1945 itu betul-betul bisa dimaknai terhadap sumber daya air. Karena air ini kepentingan orang banyak dan digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," tegasnya.

Syarif membantah bahwa tak ada pembahasan pasal yang alot. Namun perbedaan persepsi pasti ada. "Saya kira sama persepsi antara pemerintah dan DPR, berkaitan bagaimana bahwa air ini dapat dinikmati, dirasakan kemudian menjadi kedaulatan rakyat itu terhadap penggunaan air ini betul-betul dirasakan oleh rakyat. Jadi air ini untuk mensejahterakan rakyat, memberikan rakyat sebagai pemilik sehingga negara betul-betul ada terhadap UU SDA itu," tegasnya.