BREAKINGNEWS.CO.ID- Pendapatan arus peti kemas di Pelindo III diharapkan bisa terus meningkat. Peningkatan tersebut didapat dari beberapa Pelabuhan utama di wilayah Pelindo III. Misalnya Pelabuhan Tanjung Emas, yang sudah mnelakukan pekerjaan pendalaman kolam pelabuhan dari sebelumnya minus 8 meter menjadi minus 12 meter.

Selain itu peningkatan juga diharapkan bisa didapat dari arus peti kemas domestik yang dipicu tarif khusus 65 persen dari tarif normal. Peningkatan arus peti kemas itu diharapkan terjadi di Pelabuhan Banjarmasin, Bagendang Sampit dan Bumiharjo.

"Kami optimistis dengan target itu, sebab di wilayah timur seperti Kupang ada pembangunan industri mangan, serta di Waingapu juga ada pembangunan industri gula. Hal ini diharapkan menjadi salah satu pendorong," kata Doso Agung, Dirut Pelindo III, kepada breakingnews.co.id.

Selain dari peti kemas, Doso Agung juga mengatakan pendapatan ditargetkan dari arus penumpang  dan hewan kapal laut. Untuk penumpang, Pelindo III sendiri menargetkan tahun ini bisa mencapai lebih dari tiga juta. Jumlah tersebut diprediksi, meningkat 5 persen dibandingkan 2018 yang masih berkisar Rp2,9 juta orang. Untuk arus transportasi hewan, Doso Agung berharap bisa mencapai 122 ribu ekor atau tumbuh tipis satu persen bila dibandingkan 2018 yang 120 ribu ekor.

Sejumlah pendapatan baru di Pelindo III ini diharapkan mampu untuk memenuhi target pendapatan yang dicanangkan oleh Doso Agung sebesar 11,2 triliun rupiah untuk tahun 2019 ini. Menurut Sekretaris Perusahaan Pelindo III Faruq Hidayat mengatakan pendapatan tersebut rencananya akan dibidik dari segala segmen bisnis operasional perusahaan yang ditargetkan naik.

Arus peti kemas Pelindo III pada tahun ini ditargetkan bisa mencapai 5,7 juta TEUs. Target tersebut naik 7 persen jika dibandingkan capaian 2018 yang hanya 5,3 TEUs. Sementara itu, pendapatan lain juga diharapkan bisa diperoleh dari arus anjungan kapal.

Tahun ini, pihaknya manargetkan arus kunjungan kapal bisa meningkat dari sekitar 66 ribu unit atau setara 264 ribu unit atau setara 264 juta gross ton  di 2018 menjadi 69 ribu unit atau setara 276 juta gross ton di 2019.

Misalnya Kunjungan MS Seabourn Encore yang sandar di Dermaga Samudera Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada Jumat (19/04) pukul 08.00 WIB, menjadi sebuah kabar baik. Kapal berbendera Bahamas dengan GT (Gross Tonnage) 41.865 Ton dan LOA (Length Over All) 210,5 meter ini membawa 550 penumpang dan 427 awak kapal. Mereka akan berwisata ke beberapa daerah di Jawa Tengah, dan akan bertolak pada pukul 18.00 WIB menuju Singapura.

Ini sekaligus membuktikan jika pariwisata yang dikembamkan oleh Pelindo III tak hanya di Bali, namun juga di daerah lain.