BREAKINGNEWS.CO.ID - Singeri antara BUMN diyakini dapat meningkatkan efisiensi, terutama lewat kerja sama business-to-business (B-to-B).. Hal ini ditekankan kembali oleh Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung, dalam acara HUT BUMN di Sidoarjo, Jatim, Minggu (7/4/2019).  

’’Sinergi BUMN berpotensi meningkatkan efisiensi proses bisnis antar-BUMN dan layanan,” kata Doso Agung. Selain itu Doso juga berharap hasil dari sinergi BUMN juga diharapkan mendukung masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Doso Agung juga menyatakan , dalam perayaan ulang tahun BUMN tersebut, banyak warga yang mengaktifkan aplikasi LinkAja dari BNI. Bahkan, pembelian makanan pada tenant UKM lokal kini juga sudah menggunakan aplikasi tersebut. Doso yakin aplikasi LinkAja sudah dapat mempermudah pembayaran nontunai baik di tenant modern maupun UKM lokal.

Aplikasi LinkAja, juga sudah bisa diterapkan di Lingkungan Pelindo III, terutama Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Hal ini telah menyerdehanakan cara pembayaran di Lingkungan Pelindo III karena sudah banyak mengurangi penggunaan uang tunai.

Laba BUMN Meningkat

Selain itu, cashless ini juga memudahkan kontrol bagi Pelindo III dan BUMN lainnya dalam hal pembayaran dan keuangan. Tentunya hal semacam ini bisa mendukung target pemasukan BUMN yang terus digenjot oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Menteri BUMN Rini Soemarno sendiri mengatakan, laba perusahaan pelat merah ketika ia masuk Kabinet Kerja pada 2014 mencapai Rp 143 triliun. Kini sudah jauh meningkat. “Akhir tahun lalu, karena semua BUMN bekerja sama, untungnya sudah di atas Rp 200 triliun,” kata Rini Minggu (7/4).

Kini BUMN bakal lebih aktif meningkatkan kerja sama untuk mendongkrak kinerja. Selain itu Rini berharap sinergi antar-BUMN dapat terus dilakukan. Dia menargetkan keuntungan BUMN dapat terus meningkat hingga lebih dari Rp 200 triliun.

Pada kesempatan yang sama, PT BTN Tbk menggandeng PT Telkom Tbk bekerja sama meningkatkan layanan kepada nasabahnya. Nasabah BTN nanti bisa mendapatkan layanan IndieHome dengan tarif yang terjangkau.

Direktur Utama BTN Maryono menargetkan kerja sama tersebut dapat meningkatkan fee based income BTN dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Adanya kerja sama itu diharapkan dapat menggaet nasabah lebih banyak dengan adanya sinergi B-to-B antar-BUMN.