BREAKINGNEWS.CO.ID - Sinergi energi kembali digagas oleh dua BUMN, seperti yang dilakukan oleh Pelindo III dan PT Pertamina (Persero). Kedua BUMN ini akan mengemban tugas besar menjaga ketahanan energi nasional. Dirut Pelindo III, Doso Agung, sudah menyatakan jika pihaknya akan mengoptimalkan utilisasi pelabuhan-pelabuhannya untuk menjadi pintu logistik distribusi energi nasional yang dilaksanakan oleh Pertamina.

Doso Agung menyebutkan, pada setiap sinergi BUMN manfaat terbesar akan dirasakan oleh masyarakat sebagai konsumen akhir dan juga tentunya para pengguna jasa Pelindo III dan Pertamina sendiri. "Sinergi ini sangat strategis baik secara skala maupun potensi manfaatnya. Pertamina merupakan BUMN energi nasional dan Pelindo III merupakan operator pelabuhan-pelabuhan yang secara geografis menjadi lokasi strategis sebagai jembatan logistik kawasan barat dan timur Nusantara," kata Direktur Utama Pelindo III Doso Agung usai menerima Direktur Manajemen Aset Pertamina M. Haryo Yunianto di Kantor Pusat Pelindo III, Surabaya.

Efisiensi merupakan salah satu faktor yang diapungkan oleh Pelindo III dalam bekerja sama dengan Pertamina. "Dengan bersinergi maka akan mengoperasikan sumber daya yang dimiliki secara bersama sehingga efisien, menggarap potensi bisnis bersama, dan tentunya mencegah terjadinya konflik kepentingan dari masing-masing. Serta yang terpenting ialah berkembang bersama dan hadir untuk membangun negeri," ucap Doso Agung.

Di lain pihak, M. Haryo Yunianto menyebutkan kerja sama Pelindo III dan Pertamina ini akan dimulai pada utilisasi aset. Antara kedua BUMN itu sudah memiliki beberapa kesamaan lini bisnis. Misalnya dari sisi aset logistik di pelabuhan, layanan pemanduan kapal, layanan energi, hingga adanya anak usaha Pertamina yang memiliki izin Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

"Dengan fokus pada utilisasi aset, maka sinergi energi ini menjadi lebih konkret karena memiliki pola pengembangan yang jelas. Termasuk juga fokus pada spesiliasi masing-masing, Pertamina dari sisi energi dan Pelindo III dari sisi kepelabuhanan," ujar Haryo.

Pelabuhan Tanjung Intan

Sementara menurut Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho, terdapat beberapa strategi sinergi. Di antaranya optimalisasi fasilitas pelabuhan dan lahan Pelindo III di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap untuk mendukung peningkatan produksi avtur Pertamina.

"Kemudian kerja sama pengoperasian layanan penundaaan kapal di sejumlah pelabuhan, seperti di Tanjung Wangi Banyuwangi, Tanjung Intan Cilacap, Kotabaru, dan Tuban. Pengoperasian bersama tersebut akan bermanfaat pada efisiensi pola operasi dan meningkatkan ketersediaan layanan pada pengguna jasa," ungkapnya.

VP Corporate Communication Pelindo III R. Suryo Khasabu menambahkan, rencana kerja sama ini menjadi lanjutan dari sejumlah kerja sama antarlini bisnis Pelindo III dan Pertamina yang sudah terjalin selama ini.

"Seperti Pertagas Niaga yang sudah menyuplai bahan bakar gas di Terminal Teluk Lamong yang berkonsep ramah lingkungan. PGN telah memulai suplai gas ke JIIPE melalui Lamong Energi Indonesia. Nantinya kerja sama yang akan dibangun skalanya lebih besar baik secara bisnis maupun manfaatnya untuk mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya.