BREAKINGNEWS.CO.ID- Usaha dari jajaran direksi Pelindo III untuk turut meningkatkan Pertumbuhan pariwisata di Indonesia terus dilakukan. Salah satu cara tersebut adalah memberikan pelayanan yang maksimal serta menambah kapasitas Kunjungan wisatawan manca negara melalui kapal cruise. Sejumlah daerah, dan utamanya di Pulau Bali kini mulai menggeliat Kunjungan kapal cruise tersebut.

Kini untuk terus menjaring Kunjungan kapal cruise tersebut maka Pelindo III bersama Kementerian Pariwisata pekan lalu menghadiri Seatrade Cruise Global. Acara ini dihelat di Miami Beach Convention Center, Miami Beach, Florida, Amerika Serikat. Dalam acara yang digelar 8-11 April 2019 itu, Kemenpar membawa misi memasarkan 14 Pelabuhan Cruise Ship di Indonesia.

Sebanyak 14 pelabuhan yang siap menerima kapal-kapal cruise dari seluruh dunia itu  diantaranya adalah Pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III. Ini Tentunya sejalan dengan program Dirut Pelindo III, Doso Agung untuk meningkatkan pelayanan kapal cruise dan Kunjungan wisatawan.

Seatrade Cruise Global merupakan acara tahunan yang mempertemukan pelaku bisnis kapal pesiar baik dari cruise line, cruise operator, cruise ship agent dan pemerintah untuk pembaharuan informasi terkait kesiapan fasilitas. Selain itu juga  mendengarkan masukan dari tim kapal pesiar dan perencanaan itinerary dari cruise line itu sendiri

Pada kesempatan itu Kedutaan Besar Indonesia juga menyelenggarakan event investment forum. Kedubes mengundang beberapa investor strategis untuk berinvestasi di wisata bahari Indonesia, Pelindo III tampil sebagai salah satu pembicara dengan menyampaikan peluang kerja sama di beberapa pelabuhan destinasi kapal pesiar dan juga pengembangan fasilitas pendukung wisata bahari di pelabuhan yang dikelola Pelindo III.

Doso Agung Kembangkan Benoa

Apalagi kini Pelindo III juga sudah melakukan pengembangan infastruktur dan pendalaman alur dan pendalaman kolam Pelabuhan Benoa, Bali, agar mampu menampung kapal pesiar dengan kapasitas besar. Kapal Cruise dengan kapasitas sampai 5.000 penumpang bahkan bisa bisa lego jangkar di Pelabuhan Benoa.

Lewat penataan dermaga cruise dan penyiapan terminal internasional Pelabuhan Benoa mampu melayani cruise yang melalui rute ke Bali semakin banyak dari hari ke hari. Kini Pelabuhan Benoa Bali menjadi salah satu pintu gerbang cruise di Indonesia. Selain melakukan pendalaman alur dan kolam Pelabuhan Benoa  agar mampu menampung lebih banyak cruise dalam waktu yang sama, Pelindo III menurut Doso Agung juga berkomitmen menyediakan fasilitas pariwisata untuk pengembangan pariwisata Bali.

Doso Agung menambahkan, panjang dermaga cruise di Pelabuhan Benoa mencapai 340 meter. Setelah pendalaman kolam menjadi 12 meter, dermaga cruise Benoa bisa disandari 2 kapal pesiar secara langsung.

Doso Agung juga berharap peningkatakan kunjungan wisatawan dari manca negara itu tak hanya berdampak pada sisi pariwisata. Sebaliknya, Doso Agung juga berharap Kunjungan wisman ini dapat meningkatkan perekonomian di  dalam negeri. “Terutama bagi UMKM di area wisata tersebut. Pasalnya kami juga menyediakan area komersial untuk wisawatan agar langsung bertransaksi dengan pelaku UMKM,” ungkap Doso Agung.

Doso Agung juga mencontohkan di Pelabuhan Benoa sendiri juga telah dibuat market art dimana, usaha kerajinan dari UMKM bisa dipasarkan untuk bertemu langsung dengan wisman yang menjadi pasar potensial bagi produk mereka.