BREAKINGNEWS.CO.ID - Inkado, sebagai salah satu cabang aliran karate-do Indonesia beraliran Shotokan,  merayakan hari ulang tahunnya yang ke-47 dengan menggelar kejuaraan antar dojo tingkat pelajar pada 16-17 Maret 2019 untuk mendorong prestasi karateka muda.

"Turnamen ini merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Inkado untuk mendorong karateka-karateka muda khususnya anak-anak pelajar tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), melalui kejuaraan antar dojo tingak pelajar," ujar Ketua Harian INKADO Rasio Ridho Sani saat ditemui dalam acara kejuaraan tingkat dojo antar pelajar di gelanggang olahraga (GOR) PKP Jakarta Islamic School, Jakarta Timur, Sabtu (16/3/2019).

Rasio Ridho Sani, yang juga Dirjen Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menambahkan, event ini sangat pengting untuk digelar, karena kita juga ingin mendorong atlet-atlet karateka berprestasi melalui dojo-dojo. Seperti yang kita ketahui, seluruh karateka itu semuanya tumbuh dari dojonya, dan karateka-karateka besar Indonesia pasti dimulai dari atlet-atlet usia dini.

Inilah yang kita dorong dan saya berharap, melalui kejuaraan-kejuaraan seperti ini yang dilakukan tidak hanya di Jakarta, akan tetapi juga di tempat-tempat lainnya, kita bisa membangun karateka-karateka muda yang memiliki karakter yang kuat, memiliki sportivitas, kejujuran dan juga bisa membangun karateka berprestasi baik tingkat nasional maupun dunia.

Ridho Sani melihat bahwa upaya-upaya mendorong prestasi dan karakter ini sangat penting untuk dilakukan. Seluruh atlit yang bertanding dalam turnamen ini berasal dari seluruh dojo di Jabodetabek dan Sulawesi, akan tetapi dojo dari Sulawesi batal untuk hadir. Total atlit yang bertanding ada sekitar 840 orang dari seluruh Jabodetabek.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana turnamen dan Kepala Bidang Hubungan Masyarakan Inkado, Kornelia Johana, menuturkan tujuan diadakannya turnamen antar dojo tingkat pelajar untuk mengingatkan kembali para atlet-atlet yang sudah go internasional untuk mengingat kembali dojo-dojo mereka, ingat guru-guru mereka dan bisa berkontribusi untuk dojo-dojonya yang dulu. Terkait dengan hadiah dalam turnamen tersebut, Kornelia mengatakan untuk juara satu akan mendapatkan hadiah uang prestasi sebesar 5 juta rupiah, juara dua, tiga juta rupiah dan untuk juara tiga sebesar dua juta rupiah.

"Kalau nominal hadiah ada, kita memberikan uang prestasi untuk juara satu akan mendapatkan hadiah sebesar lima juta rupiah, juara dua mendapatkan tiga juta rupiah dan untuk juara tiga sebesar dua juta rupiah. Kalau juara satu di juara umum atau tingkat SMA, akan mendapatkan beasiswa dari Universitas Mercu Buana, kalau juara satu akan mendapatkan beasiswa 100 persen, juara dua akan mendapatkan beasiswa 75 persen dan juara tiga akan mendapatkan beasiswa 50 persen," pungkas Kornelia.