JAKARTA – Pihak penyelenggara MotoGP, Dorna Sport dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menggelar balapan jalan raya di tengah kota. Dorna pun mengkonfrimasikan jika mereka saat ini lagi mengkaji hal tersebut.

CEO Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta membenarkan hal itu, Ia bahkan menyebutkan jika proposal dari beberapa negara yang bersedia mengadakan balapan urban tersebut sudah berada di mejannya. Namun, faktor keselamatan pembalap dan slot untuk masuk dalam kalender balap masih terus dibahas.

"Mungkin saja ada sirkuit urban di MotoGP. Ada proyek solid di kota yang hangat. Secara teori, trek lurus akan berada di jalan dan paddock akan ditutup," kata Ezpeleta dalam wawancara kepada media Spanyol, Expansion seperti yang dikutip Motorsport

Namun demikian, untuk saat ini Dorna mengatakan pihaknya belum bisa memasukan rencana tersebut karena balapan tidak bisa lebih dari 20 race dalam satu musim. Artinya, wacana itu kemungkinan baru diterapkan beberapa musim ke depan.

“Saat ini, ada daftar sekitar delapan negara yang akan memilih untuk memiliki kejuaraan, tapi kami tidak bisa menggelar 26 balapan,” imbuh Ezpeleta.

Dorna diyakini melakukan pembicaraan terkait penyelenggaraan balapan di Meksiko, meskipun Uni Emirat Arab merupakan kandidat lain yang mungkin menjadi tuan rumah untuk sebuah event berbasis kota.

MotoGP baru saja telah menambahkan Thailand dalam kalender 2018, dan Finlandia juga akan bergabung pada 2019. Ezpeleta lalu mengungkapkan, sebanyak delapan negara bahkan menyatakan ketertarikannya untuk menyelenggarakan balapan MotoGP di masa depan.